Berita Katingan

Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jalan Desa di Katingan Dibekuk di Hotel Pasar Baru Jakarta

Buronan kasus dugaan korupsi pengerjaan jalan tembus antardesa di Katingan ditangkap Kejagung di Hotel Pasar Baru Jakarta

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa/Kejagung
Tersangka kasus dugaan korupsi jalan desa di Katingan, Kalteng ditangkap Tim Tabur Kejagung dan Kejati Kalteng di Hotel Pasar Baru, Jakarta, Kamis (17/3/2022) petang. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Ditangkap Tim Tabur Kejagung (Tangkap Buronan Kejaksaan Agung) di kawasan Pasar Baru, Jakarta, pelarian tersangka kasus dugaan korupsi di Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), berakhir.

HAT (47) yang ditangkap Tim Tabur Kejagung bekerja sama dengan Kejati Kalteng adalah tersangka kasus dugaan korupsi pembuatan jalan tembus antardesa di 11 desa di sepanjang aliran Sungai Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Kalteng.

Diungkapkan Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, HAT ditangkap di Hotel Pasar Baru, Jakarta,  Kamis (17/3/2022) petang. 

"HAT merupakan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembuatan jalan tembus antardesa di 11 desa sepanjang aliran Sungai Sanamang Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan Tahun Anggaran 2020, yang mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp 2,1 miliar," ungkap Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana.

Menurut Ketut Sumedana, tersangka HAT ditangkap tim Tabur lantaran tidak datang memenuhi panggilan dari Kejati Kalteng

"Selanjutnya tersangka dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan setelah dipastikan keberadaan tersangka berdasarkan pemantauan yang intensif, Tim Tabur langsung bergerak cepat dan melakukan pengamanan terhadap tersangka," ungkap dia.

Buronan kasus dugaan korupsi jalan desa di Katingan, Kalteng ditangkap Tim Tabur Kejagung dan Kejati Kalteng di Hotel Pasar Baru, Jakarta, Kamis (17/3/2022) petang.
Tersangka kasus dugaan korupsi jalan desa di Katingan, Kalteng ditangkap Tim Tabur Kejagung dan Kejati Kalteng di Hotel Pasar Baru, Jakarta, Kamis (17/3/2022) petang. (Istimewa/Kejagung)

Setelah penangkapan itu, lanjut Ketut Sumeda, tersangka dibawa menuju Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan akan diterbangkan ke Kejati Kalteng guna dilakukan proses penyelesaian penanganan perkaranya.

"Melalui program Tabur Kejaksaan, kami mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan," katanya.

Saat dikonfirmasi pers, Kasipenkum Kejati Dodik Mahendra mengungkapkan Kejati Kalteng segera memproses perkara yang menjerat HAT.

Dia pun mengatakan, saat disergap Tim Tabur Kejagung dan Kejati Kalteng, HAT tidak melakukan perlawanan. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved