Berita Kalbar

Kaki Supandi Sempat Diserang, Pria Asal Sungai Pinyuh Mempawah Selamat Dari Terkaman Buaya

Serangan buaya kepada manusia masih terjadi di Kalimantan Barat, kali ini menimpa seorang  warga  Kampuang Api-api.

Editor: Fathurahman
TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN
Supandi (50) warga Kampung Api-Api Sungai Pinyuh, korban terkaman buaya saat bercerita kepada awak media, Jumat 18 Maret 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, MEMPAWAH - Serangan buaya kepada manusia masih terjadi di Kalimantan Barat, kali ini menimpa seorang  warga  Kampuang Api-api.

Korban yang selamat dari serangan buaya adalah Supandi (50), warga Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat

Dia menjadi korban terkaman buaya di tepian sungai di belakang rumahnya pada Kamis 17 Maret 2022 petang, namun selamat setelah sempat beusaha melepas gigitan predator ganas tersebut.

Mendengar informasi tersebut, pada Jumat 18 Maret 2022, Tribunpontianak.co.id di Mempawah bersama rekan media lainnya langsung mencoba menelusuri kebenaran tersebut dan mencari informasi mendalam.

Baca juga: Ganasnya Buaya Sebangau, Sudah 4 Korban, BKSDA Kalteng Minta Tidak Ada Perburuan Balas Dendam

Baca juga: Tubuh Pencari Galam di Muara Pangkoh Pulangpisau Tidak Utuh, Diduga Diterkam Buaya Sebangau

Baca juga: Buaya di Jalan Tjilik Riwut Km 43 Tangkiling, Palangkaraya, BKSDA: Stop Buang Bangkai Ayam ke Sungai

Tribun langsung meluncur ke rumah korban terkaman buaya yakni Supandi di Kampung Api-Api, dan disambut langsung oleh Supandi.

Pada saat ditemui, Supandi pun bercerita kronologis dirinya bisa diterkam buaya.

Supandi bercerita, pada saat kejadian dirinya hendak mandi di pelantaran belakang rumahnya yang kebetulan langsung di tepian sungai.

"Kejadiannya kemarin sore saat masuk waktu Maghrib, saya mau mandi, dan kebetulan mau gosok gigi. Saat itu tiba-tiba saya dikejutkan dengan buaya yang tiba-tiba keluar dari sungai dan melompat langsung menggigit betis kaki kanan saya," terangnya, Jumat 18 Maret 2022.

"Padahal saat itu air sedang surut, namun secara tiba-tiba buaya itu muncul," katanya lagi.

Untung saja dirinya bisa melepaskan diri dari gigitan predator berbahaya tersebut.

"Saat digigitnya saya langsung berusaha melepaskan gigitannya, syukur terlepas, dan buaya itu langsung menghilang tenggelam dan berenang. Saat itu juga saya teriak dan masyarakat berdatangan, dan saya pun ke Puskesmas untuk berobat," katanya.

Atas peristiwa yang menimpa dirinya, Supandi berharap ada pihak terkait yang bisa menangkap buaya yang sudah membahayakan dan meresahkan warga. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Supandi Ceritakan Dirinya Selamat Saat Diterkam Buaya Ketika Mandi di Sungai

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved