Berita Kalsel

Pria Asal Jawa Tengah Nekat Akhiri Hidup Terjun dari Sungai Martapura, Usai Cekcok dengan Kekasihnya

Seorang pemuda asal Jawa Tengah bernama Firman Sapii (22) yang berdomisili di Kota Banjarbaru tenggelam di Sungai Martapura, nekat akhiri hidupnya

Editor: Sri Mariati
POLSEK MARTAPURA TIMUR
Kepala Polsek Martapura Timur, Ipda Auliya Safie, mendampingi kakak korban untuk identifikasi di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Ratu Zalecha Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (16/3/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA – Seorang pemuda asal Jawa Tengah bernama Firman Sapii (22) yang berdomisili di Kota Banjarbaru tenggelam di Sungai Martapura, nekat akhiri hidupnya.

Firman Sapii terjun ke Sungai Martapura lantaran diduga usai cekcok dengan kekasihnya, seorang perempuan yang dikenalnya melalui media sosial dan berdomisili di Jakarta. Hal itu diungkapkan Kapolsek Martapura Timur, Ipda Auliya Safie,

Kata Kapolsek  Martapura Timur, saksi dapat pesan dari pemuda tersebut melalui WhatsApp, Senin (14.3/20221) malam, mengabarkan sedang berada di pinggir jembatan.

"Pembicaraan di WhatsApp itu ditulis berbahasa Jawa," ungkap Kapolsek Martapura Timur.

Tangkapan pesan WhatsApp itu diduga Kapolsek Martapura Timur penyebab almarhum terjun dari atas jembatan di Desa Antasan Senor.

"Artinya, percakapan itu kurang lebihnya, almarhum mengaku kepalanya sudah pening, sedang berdiri di pinggir jembatan dan curhat atas perilaku kekasihnya, serta mengaku ingin pergi karena tidak kuat," terang Kapolsek Martapura Timur.

Baca juga: Pria di Tabalong Nekat Coba Akhiri Hidup dengan Sayat Leher, Diduga Karena Masalah Rumah Tangga

Kesulitannya, nomor telepon kekasih almarhum itu tidak diketahui saksi.

Selain itu, handphone ikut tenggelam setelah amarhum terjun dari atas jembatan, jelas Kapolsek Martapura Timur.

Saksi mengaku mengetahui amarhum berniat ingin menemui kekasihnya di Jakarta, menjalani ibadah puasa dan Lebaran dan berencana pergi dari Kota Banjarbaru, pada 6 April ini.

Jembatan yang dimaksud adalah jembatan besi di Desa Antasan Senor yang membentang di atas Sungai Martapura menghubungkan Jalan Nasional.

Baca juga: Diduga Depresi Karena Patah Hati, Warga Tanahbumbu Kalsel Akhiri Hidup Pakai Tali Tambang

Baca juga: Tekon RPH Kapuas Akhiri Hidup dengan Seutas Tali, Ditemukan di WC Tempat Kerja

"Mungkin itu istilah kita buang perangai amarhum," ujar Kapolsek Martapura Timur saat menemui keluarga korban sebelum pencarian amarhum di hari kedua di halaman Masjid Attaqwa, Kelurahan Pesayangan, Kota Martapura.

Jasad Firman Sapii muncul ke permukaan Sungai Martapura, Rabu (16/3) sekitar pukul 18.15 WITA dalam kondisi tengkurap.

Jenazah mengapung terbawa arus hingga terlihat dari posko utama pencarian di depan Masjid Attaqwa, Kelurahan Pesayangan, Kota Martapura,  Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. (*)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Terungkap Penyebab Pemuda dari Jawa Tengah Tenggelam di Sungai Martapura Kalsel.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved