Berita Palangkaraya

Konsumen di Palangkaraya Mengeluh, Jelang Bulan Ramadhan Harga Sembako Mengalami Kenaikan

Harga sembako tidak stabil, beberapa jenis sembako mulai mengalami kenaikan bahkan stok sembako juga ada yang mengalami kelangkaan.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Nita Maulina
Seorang Pedagang Sembako di Pasar Besar Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Harga sembako dalam beberapa pekan terakhir sedang tidak stabil, beberapa jenis sembako mulai mengalami kenaikan bahkan stok sembako juga ada yang mengalami kelangkaan.

Naik nya harga sembako mulai dirasakan menjelang Bulan Ramadhan.

Seorang Pedagang sembako di Pasar Besar Helda, mengungkapkan kenaikan harga sembako sudah semingguan lebih.

"Harga sembako memang terjadi kenaikan sudah sekitar semingguan ini seperti beras, gula, telur dan untuk minyak goreng juga masih belum ada penurunan harga,"ujarnya.

Baca juga: 7 Warga Pahandut Palangkaraya Sembuh Covid-19, Isoman Lansia Kurang Mampu Terima Sembako

Baca juga: Kebakaran di Kapuas, Kios Sembako di Pujon Tengah Ludes, Diduga Korsleting Tersambar Petir

Baca juga: Menjelang Bulan Ramadhan 1443 Hijriah, Penjual Buah Kurma di Palangkaraya Mulai Bermunculan

Ia menjelaskan harga beras dan gula mengalami kenaikan harga sebesar Rp 1.000 sedangkan telur mencapai Rp 3.000

"Harga sebelumnya untuk telur perkilonya Rp 23.000 saat ini menjadi Rp 26.000 perkilonya, kenaikan ini berlansung sekitar 5 harian ini," tambah Helda

Sedangkan untuk beras yang biasanya dijual seharga Rp 15.000 sekarang menjadi Rp 16.000 tambahnya.

"Gula juga sama, mengalami kenaikan Rp 1.000 yang awalnya Rp 14.000 menjadi Rp 15.000," tandasnya.

Banyak masyarakat yang mengeluh terkait kenaikan harga ini, namun penjual juga membeli ke distributor dengan harga yang juga tinggi.

Ditempat yang sama pembeli Muntiah mengatakan, harga sembako memang tidak stabil apalagi menjelang Bulan Ramadhan.

"Sudah jadi kebiasaan setiap tahun apabila mendekati Bulan Ramadahan beberapa harga bahan sembako pasti mengalami kenaikan," ujarnya.

Ditengah pandemi semua serba susah ditambah dengan harga yang juga mengalami kenaikan, ia berharap kepada pemerintah untuk benar-benar bisa memperhatikan kondisi harga sembako saat ini tambah Muntiah. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved