Liga Champions

Pochettino Bela Donnarumma, PSG Dinilai Lebih Baik dari Real Madrid : 'Benzema Bikin Pelanggaran!'

Pelatih PSG, Mauricio Pochettino percaya bahwa gol pertama Real Madrid yang dicetak oleh Karim Benzema tak sah. Ia bela Donnarumma

Penulis: Pangkan B | Editor: Rahmadhani
Instagram PSG
Skuat PSG yang tersingkir dari Liga Champions (UCL) setelah kalah 3-1 Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (10/3/2022) dini hari WIB. Ada Gianluigi Donnarumma, Neymar, Kylian Mbappe, hingga Lionel Messi 

TRIBUNKALTENG.COM - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino percaya bahwa gol pertama Real Madrid yang dicetak oleh Karim Benzema seharusnya tidak terjadi.

PSG tersingkir dari Liga Champions (UCL) Real Madrid setelah kalah 3-1 Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (10/3/2022) dini hari WIB.

Hasil ini membuat secara agregat PSG kalah 3-2 atas Real Madrid, setelah sebelumnya Kylian Mbappe dkk menang 1-0 di markas sendiri.

Dalam pertandingan leg kedua di Bernabeu, PSG sebenarnya sudah di atas angin setelah mampu lebih dulu unggul 1-0 di babak pertama, dan membuat agregat menjadi 0-2.

Tapi semua berubah sejak Karim Benzema mencetak gol di menit 61.

Gol itu bermula dari Karim Benzema yang memberi tekanan pada Gianluigi Donnarumma saat pemain Italia itu mendapat bola di dalam kotak penalti.

Baca juga: Al-Khelaifi Ngamuk ke Staf Real Madrid Usai PSG Kena Comeback di UCL, Dipicu Insiden Benzema - Gigi

Donnarumma akhirnya bisa membuang bola tapi bisa direbut Vinicius Jr yang kemudian langsung mengirim umpan ke Benzema. Benzema langsung menceploskan bola ke dalam gawang.

Usai pertandingan, Pochettino mengatakan gol itu harusnya tidak terjadi.

“Ada perasaan banyak ketidakadilan. Itu jelas pelanggaran dari Benzema terhadap Donnarumma. Keadaan emosional permainan berubah dan kami terekspos. Itu pukulan besar karena kami adalah tim yang lebih baik dalam pertandingan ini.

“Dalam 180 menit pertandingan (dua leg), kami lebih baik," ujarnya dikutip Tribun Kalteng dari Marca.

Meski Donnarumma dikritik, pelatih asal Argentina itu membela kipernya.

“Itu bukan kesalahan karena itu jelas pelanggaran,” tegas Pochettino. "Saya sudah melihatnya 30 atau 40 kali dari setiap sudut.

“Itu bukan kesalahan, itu pelanggaran. Detail kecil diperhitungkan dan VAR belum melihat pelanggaran yang menentukan.

"Itu adalah faktor penentu yang memengaruhi suasana hati kedua tim dan stadion. Kami telah memegang kendali," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved