Berita Kotawaringin Barat

Orang Utan Jantan Berusia 25 Tahun Masuk Kebun & Makan Nanas Warga Mendawai Seberang Kobar

Pongo Pugmaeus berkelamin jantan yang berusia 25 tahun, masuk ke kebun warga dan makan nanas milik warga Mendawai Seberang, Arut, Kobar

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Puskompublik Kemenparekraf via kompas.com
Komunitas orang utan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kotawaringin Barat, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, KOTAWARINGIN BARAT – Primata orang utan atau Pongo Pugmaeus berkelamin jantan yang berusia 25 tahun, masuk ke kebun warga dan makan nanas milik warga Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Selasa (2/3/2022) kemarin.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng), Nur Patria Kurniawan membenarkan, adanya orang utan masuk kebun nanas milik warga.

“Warga melaporkan ada orang utan masuk kebun nanas miliknya, kemudian Wild Rescue Unit Seksi Wilayah (WRU SKW) II Pangkalan Bun, langsung mendatangi lokasi,” ujarnya, kepada Tribunkalteng.com, Kamis (3/3/2022).

Jelas Nur Patria, sesampainya di lokasi, Tim WRU SKW II Pangkalan Bun langsung melakukan tindakan penyelamatan.

“Primata tersebut kami bius terlebih dahulu, menggunakan sumpitan dengan jarum yang sudah diberi obat bius sebanyak 3 kali,” jelas Nur Patria.

Baca juga: Kurang Sebulan Setelah Mely, Bayi Orang Utan Bernama Besti Lahir di Margasatwa Lamandau

Lokasi kebun yang berdekatan dengan habitat orang utan, membuat primata itu masuk ke kebun nanas milik warga.

Penyelamatan dilakukan saat sore hari, sehingga dibawa terlebih dahulu menuju kandang transit. Pongo Pygmaeus harus benar-benar sehat sebelum dilepasliarkan.

Saat dibawa ke kandang transit, orang utan dicek terlebih dahulu kesehatannya di kantor SKW II Pangkalan Bun.

Agar dapat diketahui secara keseluruhan kondisi serta usia dari orang utan yang ditangkap tersebut.

 “Kami mengecek apakah orang utan tersebut ada penyakit, lalu kami test Swab Antigen, luka-luka, berat badan, jenis kelamin, dan umurnya. Karena usia orang utan bisa dilihat melalui gigi, berat badan,” beber Nur Patria.

Baca juga: Keluarga Orang Utan di Margasatwa Lamandau Bertambah, Bayi Orang Utan Diberi Nama Mely

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved