Berita Palangkaraya

Hendak Antarkan Makanan, Anak Temukan Sang Ayah Tergantung di Dapur Rumah di Sebangau

Seorang pria TS (73) ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya, Rabu (2/3/2022) pagi tadi, Bereng Bengkel, Kalampangan, Palangkaraya

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
ISTIMEWA
Tim Inafis Polresta Palangkaraya mengindentifikasi korban SR (73) ditemukan gantung diri oleh anaknya saat hendak mengantarkan makanan, di Jalan Bereng Bengkel, Kota Palangkaraya, Rabu (2/3/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Seorang pria berusia lanjut ditemukan meninggal dunia tergantung di dapur rumahnya, Rabu (2/3/2022) pagi tadi.

Penemuan jenazah berlokasi di Jalan Bereng Bengkel, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kapolsek Sebangau, Iptu Dhini Lestari membenarkan adanya orang mengakhiri hidupnya tergantung di dalam rumahnya.

“Korban bernama ST (73) meninggal dengan cara tergantung diseutas tali di leher, ia ditemukan oleh anaknya yang bernama Sutiwi (47),” jelasnya kepada Tribunkalteng.com, Rabu (2/3/2022).

Iptu Dhini menambahkan, ditemukan ST karena sang anak bernama Sutiwi hendak mengantarkan makanan pada ST, diketahui korban tinggal sendiri di rumahnya.

Baca juga: Tak Dipinjami Uang untuk Ketemu Pacar di Buntok, Pria Kotim Kalteng Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

Baca juga: Seorang Lansia Desa Sungai Uluk Kapuas Hulu Ditemukan Tergantung di Dapur Rumahnya

“Saat Sutiwi tiba di rumah korban, ia tidak melihat ST berada di ruang televisi. Kemudian Sutiwi mencari keberadaan korban ke bagian dapur,” terang Kapolsek Sebangau.

“Saksi pun terkejut melihat korban sudah menggantung dengan leher terikat tali,” tambah Iptu Dhini.

Kapolsek mengatakan, Sutiwi langsung menghubungi pihak kepolisian setempat.

Jenazah SR pun langsung dievakuasi oleh Tim Inafis Polresta Palangkaraya dan Tim Emergency Response Palangkaraya (ERP).

Selain itu dilakukan pula olah tempat kejadian perkara oleh pihak kepolisian dan Inafis.

Baca juga: Ditemukan Mayat Tergantung di Pohon Karet Desa Loa Duri Ulu, Diduga Korban Alami Depresi

“Tidak ditemukan tindak kekerasan pada tubuh korban saat dilakukan olah TKP, hanya ada bekas jeratan tali pada leher korban akibat menggantung,” ungkap Iptu Dhini.

Usai olah TKP jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit.

“Jenazah pagi tadi langsung dibawa ke RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya oleh Tim ERP,” tambah Iptu Dhini.

Korban kemudian diserahkan kembali pada keluarga untuk langsung dimakamkan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved