Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO, Pemotor di Palangkaraya Dilarikan ke RS Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon di jalan Wilem AS Kota Palangkaraya tumbang mengenai pemotor yang lewat.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon di jalan Wilem AS Kota Palangkaraya tumbang.

Pohon tumbang tersebut juga  menimpa pengendara sepeda motor yang saat itu sedang melintas.

Lokasi kejadian terjadi di depan Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah (DLH Kalteng), Jalan Willem AS, Menteng, Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ketua Tim Relawan Emergency Response Palangkaraya, Jean Steve membenarkan kejadian tersebut, Selasa (1/3/2022).

“Kami mendapatkan laporan dari warga yang melintas ada pohon tumbang depan DLH Kateng, sekira pukul 22.24 WIB,” ujarnya pasa Tribunkalteng.com.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang Rawan Sebabkan Pohon Tumbang, Warga Palangkaraya Diminta Waspada

Baca juga: NEWS VIDEO, Hujan Lebat dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Samratulangi Palangkaraya

Baca juga: NEWS VIDEO, BNN Kalteng Musnahkan Barbuk 1,15 Kilogram Sabu Milik Delapan Tersangka

Pohon besar tersebut tidak kuat menahan tiupan angin kencang saat hujan mengguyur Kota Palangkaraya.

“Pohon setinggi 5 Meter tersebut roboh akibat tiupan angin kencang,” ucap Jean.

Ia menambahkan, pohon Gelam tersebut juga menimpa pengendara yang sedang melintas.

“Pohon tumbang menutupi semua bagian jalan sebelah kiri dari arah Jalan Willem AS menuju Jalan RTA Milono,” kata Jean.

Pengendara motor bersama penumpang yang tertimpa pohon mengalami luka ringan atau lecet pada bagian tangan.

Kedua korban tersebut langsung dibawa menggunakan ambulan Emergency Response Palangkaraya (ERP) menuju RSUD Dr Doris Sylvanus.

Pohon yang tumbang langsung dibersihkan menggunakan gergaji mesin.

“Kami memotong batang pohon yang menghalangi jalan dan membersihkan sampah yang berserakan di jalan,” ujar Jean.

Namun Ketua ERP menjelaskan sedikit kendala yang terjadi saat proses evakuasi korban dan pembersihan pohon tumbang.

“Lokasi minim penerangan karena kondisi sedang mati dan saat itu sedang hujan lebat disertai dengan petir dan angin kencang,” terang Jean.

Pembersihan dilakukan selama 36 menit dan berjalan dengan lancar hingga semua selesai.

Proses pembersihan dan evakuasi korban dibantu oleh pihak kepolisian dan masyarakat yang melintas. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved