Berita Seruyan

Baru Bebas 2 Hari dari Penjara, Laki-Laki Ini Kembali Lakukan Rudapaksa, Tak Jera 2 Kali Ditahan

Baru 2 hari menghirup udara segar di luar penjara, pria ini kembali dijebloskan ke bilik tahanan karena kasus dugaan rudapaksa

Penulis: Pangkan B | Editor: Dwi Sudarlan
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi korban rudapaksa. Di Seruyan, Kalteng, laki-laki yang baru 2 hari bebas dari penjara ditangkap polisi karena diduga melakukan rudapaksa. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Baru 2 hari menghirup udara segar di luar penjara, pria ini kembali dijebloskan ke bilik tahanan karena kasus dugaan rudapaksa. 

Seakan tidak jera, laki-laki berinisial AN (26) ini diduga telah melakukan rudapaksa atau pemerkosaan di Kecamatan Seruyan Hilir, Seruyan, Kalimantan Tengah.

Kapolres Seruyan AKBP Gatot Istanto melalui Kapolsek Seruyan Hilir, Ipda Fahroni menyampaikan terduga pelaku berhasil ditangkap, dua jam setelah melakukan aksi bejatnya.

“AN diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang perempuan berinisial AL (19),” kata Ipda Fahroni,  Minggu (27/2/2022).

Baca juga: Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Pemuda Desa Ambawang Ditangkap Satreskrim Polres Kubu Raya

Baca juga: Pembunuhan di Kaltim, Dendam ke Orangtua Korban, Pukul Pakai Balok Lalu Rudapaksa Gadis 14 Tahun

Baca juga: Rudapaksa Mahasiswi ULM Banjarmasin, Bripka Bayu Tamtomo Kini Warga Sipil Usai Dipecat Kapolresta

Diungkapkan dia, terduga pelaku juga merupakan residivis kasus rudapaksa anak di bawah umur.

“Selain memperkosa korbannya, ia juga melakukan pencurian di rumah korban,” ungkap Ipda Fahroni.

Tak jera telah 2 kali masuk penjara, kini AN harus masuk penjara untuk ketiga kalinya.

“Terduga melakukan aksi bejatnya pada korban sekira pukul 00.30 WIB, setelah 2 hari bebas dari penjara,” ujar Ipda Fahroni.

“Saat itu korban bersama temannya yang sedang tidur terkejut ketika ada seorang pria yang masuk ke kamar tidur. Pelaku yang membawa senjata tajam mengancam korban agar tidak berteriak dan mengikuti kemauannya," jelas Ipda Fahroni.

Pelaku kemudian memisahkan AL dengan temannya yang berada di kamarnya.

“Korban dibawa oleh AN ke ruang tengah, pelaku kemudian memaksa AL untuk menanggalkan pakaiannya,” ucap Ipda Fahroni

Korban yang takut, dengan terpaksa dan pasrah menuruti perintah itu. 

Pelaku langsung melakukan aksi bejatnya di ruang tengah rumah korban.

Seakan tidak jera, baru 2 hari bebas dari penjara, laki-laki di Seruan, Kalteng ini kembali melakukan rudapksa.
Seakan tidak jera, baru 2 hari bebas dari penjara, laki-laki di Seruan, Kalteng ini kembali melakukan rudapksa. (Polsek Seruyan Hilir)

Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku langsung pergi dari rumah.

Korban pun memberitahukan hal tersebut kepada ibunya, lalu membuat laporan ke Polsek Seruyan Hilir.

“Pelaku berhasil diamankan Unit Reserse Kriminal Polsek Seruyan Hilir tak lama setelah kejadian,” ucap Ipda Fahroni.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Polsek Seruyan Hilir untuk menjalani proses hukum.

“Atas perbuatan pelaku, Polsek Seruyan Hilir menerapkan Pasal 285 dan atau pasal 289 KUHP, dengan ancaman hukuman paling tinggi 12 tahun penjara,” tegas Ipda Fahroni. (*) 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved