Berita Pulang Pisau

Trans Kalimantan Pulangpisau Rusak, Macet Panjang & Mobil Terguling, Truk Over Muatan Jadi Sorotan

Satu unit mobil terguling pada Kamis (24/2/2022) pagi ini karena Jalan Trans Kalimantan rusak parah

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Dwi Sudarlan
Trans Kalimantan Pulangpisau Rusak, Macet Panjang & Mobil Terguling, Truk Over Muatan Jadi Sorotan
HO/Anwar
Foto kiriman sopir yang terjebak kemacetan akibat jalan rusak di kawasan ruas Jalan Desa Gohong hingga Desa Garung Pulangpisau.

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Kerusakan parah di Jalan Trans Kalimantan kawasan Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir hingga Desa Garung, Kecamatan Jabiren, Pulangpisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali memakan korban.

Satu unit mobil terguling pada Kamis (24/2/2022) pagi ini, hari sebelumnya juga terjadi hal serupa.

Imbasnya, banyak kendaraan dari Palangkaraya menuju Pulangpisau dan sebaliknya, terjebak macet hingga lebih dari 1 kilometer dari kawasan Desa Gohong hingga Desa Garung.

"Hari ini ada mobil lagi yang terguling," ucap Anwar, seorang sopir Trans Kalimantan kepada Tribunkalteng melalui pesan di Facebook, Kamis (24/2/2022).

Baca juga: Dinas PUPR Kota Palangkaraya Perbaiki Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Kota Cantik

Baca juga: Sugianto Sabran Sarankan Bentuk Tim Terpadu Tangani Ruas Jalan Rusak Palangkaraya-Gumas oleh PBS

Baca juga: Personel PJR Polda Kalteng Urai Kemacetan Kendaraan Jalan Rusak Desa Teluk Palinget Kapuas

Kerusakan jalan ini, lanjut dia, sudah terjadi berhari-hari sehingga sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang menggunakan jalan di kawasan tersebut. 

Anwar menyayangkan sikap Pemprov Kalteng yang tidak segera memperbaiki kerusakan jalan yang memiliki akses penting ini.

Berdasar pantauan, Personel Satlantas Polres dan Dishub Pulangpisau harus susah payah mengatur lalu lintas agar tidak ada mobil dan truk yang terperosok ke ruas jalan yang mengalami kerusakan.

Di sejumlah ruas lain juga terlihat petugas yang sedang memperbaiki jalan disertai dua unit ekskavator.

Sejumlah sopir lain juga mengeluhkan masih lalu lalangnya truk kontainer yang membawa muatan sangat banyak.

Menurut para sopir, truk kontainer itu mengakut muatan hingga puluhan ton.

"Setiap harinya berapa truk kontainer yang rusak. Apa tidak dicek di Jembatan Timbang yang ada di Kapuas," ucap seorang sopir mobil yang terjebak kemacetan.

Beberapa waktu lalu, Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) 2 Kalteng P Riwanto Marbun mengakui adanya kerusakaan di kawasan jalan tersebut.

Untuk menangani kerusakan jalan itu, sudah dilakukan lelang proyek perbaikan jalan yang menghubungkan Palangkaraya-Pulangpisau-Kapuas.

Namun karena anggaran terbatas, pada 2022 ini perbaikan hanya dilakukan di sejumlah titik.

Mengenai penyebab kerusakan jalan, Marbun menduga karena lalu lalangnya kendaraan yang muatannya melebihi kapasitas.

Untuk itu pemerintah juga akan melakukan penertiban terhadap kendaraan yang over kapasitas terebut. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved