Berita Kalbar

Kebakaran di Kalbar, Rumah di Tanjung Puri Sintang Ludes Terbakar, Ditinggal Antar Anak Sekolah

Kebakaran di Kalbar, sebuah rumah di Gang Said Husen, Jalan Sintang-Kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalbar

Editor: Sri Mariati
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Kebakaran di Kalbar, Rumah semi permanen di Gang Said Husen, Jalan Sintang-Kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, terbakar pada Selasa, (22/2/2022) pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, SINTANG – Kebakaran di Kalbar, sebuah rumah di Gang Said Husen, Jalan Sintang-Kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, ludes terbakar Selasa, (22/2/2022) pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. Asap hitam pekat membumbung tinggi di langit rumah warga disertai kobaran api.

Warga sekitar yang melihat kebakaran bergegas menyelamatkan perabotan rumah yang bisa diselamatkan.

Sebelum pemadam kebakaran tiba di lokasi, warga berupaya menyiram kobaran api dengan alat seadanya.

Rumah semi permanen yang terbakar itu pasangan suami istri Sius dan Lily. Saat rumahnya terbakar, keduanya tidak berada di tempat.

Sius sudah pergi ke bengkel. Sementara istrinya, pergi mengantar anaknya sekolah di SMP 1 Sintang.

Baca juga: Kebakaran di Kalbar, Toko Sembako dan BBM di Putussibau Terbakar, Terdengar Suara Dentuman Keras

"Di rumah ndak ada orang. Saya antar anak pergi sekolah ke SMPN 1," kata Lily.

Kobaran api berhasil dikendalikan oleh tim Damkar Kabupaten Sintang, Busera dan Manggala Agni.

Api yang membakar rumah milik Sius dan Lily saat ini sudah berhasil dipadamkan.

Sebagian besar perabotan di dalam rumah jadi arang. Tak ada harta benda yang terselamatkan.

"Abis semua. Ndak ada yang tersisa lagi. Surat-surat semua ada di situ," kata Sius, pemilik rumah yang terbakar.

Rumah Sius berada di Gang Said Husen, Jalan Sintang-Kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Sintang. Rumah berukuran 7x12 itu berada tepat di ujung gang.

Tempat tinggal Sius dibangun sekitar tahun 2005. Mereka baru menempatinya tahun 2007.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Sintang Kalbar Renggut Satu Korban Jiwa dan Satu Korban Luka Bakar

Rumah yang ditempati selama 15 tahun itu, kini jadi arang. Pondasinya masih berdiri tegak. Namun sebagian besar struktur bangunan rusak berat. "Ndak bisa lagi dipakai. Kemungkinan dibongkar total," ujar Sius.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved