Berita Kalbar

Baru Siapkan Alat Pancing, Laki-laki Perantau Disambar Buaya di Pinggir Sungai, 3 Hari Hilang

Nasib nahas dialami seorang laki-laki perantau yang hendak memancing, dia sudah 3 hari ini hilang disambar buaya

Editor: Dwi Sudarlan
HO via Tribun Pontianak
Pencarian korban yang disambar buaya di Sungai Belangiran, Ketapang, Kalimantan Barat. 

TRIBUNKALTENG.COM, KETAPANG - Nasib nahas dialami seorang laki-laki perantau yang hendak memancing, dia sudah 3 hari ini hilang disambar buaya.

Saat baru menyiapkan alat pancing di pinggir sungai, tiba-tiba muncul buaya yang langsung menyambar laki-laki itu.

Sembari menggigit mangsanya, buaya itu dengan cepat masuk ke dalam sungai.

Insiden warga hilang diterkam buaya itu terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Baca juga: 3 Hari Korban Terkaman Buaya Belum Ditemukan, Akan Datangkan Pawang dari Sebuku dan Gunakan Drone

Baca juga: Sudah Dingatkan tapi Tidak Percaya, Baru Hendak Cuci Kaki di Sungai, Buaya Langsung Menerkam Luther

Baca juga: Karena Obesitas dan Malas Gerak, Jatah Makan Buaya di Tempat Wisata KumKum Palangkaraya Dikurangi

Korbannya adalah laki-laki berusia 27 tahun bernama Koirul.

Ia merupakan warga asal Trenggalek, Jawa Timur.

Sementara lokasi kejadian berada di Sungai Belangiran, Desa Bangkal Serai, kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

Koirul merantau ke Ketapang untuk bekerja di Estate Belangiran PT Cargill.

Rekan kerja korban bernama Ucil membeberkan kronologi kejadian yang menimpa temannya.

Insiden bermula saat Ucil dan korban sedang menunggu giliran memuat buah sawit pada Kamis 17 Februari 2022 siang.

Sambil menunggu giliran, kata Ucil, dirinya dan korban pergi memasang pancing untuk mencari ikan di sungai Belangiran yang berbatasan dengan lahan kebun sawit Belangiran Estate PT. Cargill.

"Saat itu korban sedang memasang tajur pancing di tepi sungai, sedangkan saya mencari kayu untuk dijadikan joran pancing."

"Tiba-tiba korban diterkam buaya dan saya langsung berlari mengejar namun buaya dan korban langsung menghilang di dalam air," ungkap Ucil

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Ketapang, Sidik Setiono turut membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved