Gegara Terima Beasiswa, 400 Mahasiswa Terancam Jadi Tersangka, Begini Penjelasan Polisi

Gegara menerima Beasiswa, sebanyak 400 mahasiswa terancam menjadi tersangka kasus korupsi

Editor: Dwi Sudarlan
financialaid.byu.edu via Tribun Jogja
Ilustrasi, sebanyak 400 mahasiswa terancam jadi tersangka karena menerima beasiswa. 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDA ACEH - Gegara menerima Beasiswa, sebanyak 400 mahasiswa terancam menjadi tersangka kasus korupsi.

Kok bisa? Iya, berdasar penyelidikan kepolisian sebanyak 400 mahasiswa itu menerima Beasiswa yang bukan menjadi haknya.

Bahkan karena pemberian Beasiswa untuk 400 mahasiswa itu, negara mengalami kerugian hingga Rp 10 miliar.

Kasus ini sedang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Aceh.

Berdasar penyelidikan polisi, para mahasiswa itu menerima Beasiswa padahal tidak berhak dan layak karena tidak memenuhi syarat.

Baca juga: Jadi Alasan Amanda Manopo Tak Ambil Beasiswa Kuliah, Kini Bersama Arya Saloka di Ikatan Cinta

Baca juga: Mahasiswa ULM Banjarmasin Korban Rudapaksa Oknum Polisi Kecewa Putusan Hakim, Rektorat Baru Tahu

Baca juga: Mahasiswi Asal Murung Raya Kalteng Buang Jasad Bayi di Serambi Masjid Bantul, Ini Pengakuannya

Terkait kasus yang menghebohkan warga Aceh tersebut, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy memberikan penjelasannya.

Ia mengatakan, para mahasiswa ini sebenarnya mereka tidak memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa.

Sehingga mereka dinilai melakukan perbuatan yang melawan hukum, karena sudah seharusnya mereka mengetahui bahwa mereka tidak layak menerima beasiswa tersebut.

Apalagi, lanjut Winardy, mereka juga bersedia dana beasiswanya dipotong oleh para Korlap.

Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka sebetulnya memahami dan menyepakati bahwa mereka menerima dana beasiswa, meskipun tidak memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa.

Dengan demikian, kata Winardy hal tersebut memungkinkan mereka juga dapat ditetapkan sebagai tersangka.

Kecuali bila para penerima segera mengembalikan dana beasiswa yang diterimanya tersebut, dan hal itu adalah sebagai bentuk pengembalian kerugian negara.

"Penyidik menemukan ada lebih dari 400 orang mahasiswa yang berpotensi jadi tersangka karena menerima beasiswa tidak memenuhi syarat dan diketahui memberikan kickback kepada koordinator. Penyidik juga sudah memiliki daftar nama dan identitas ke-400 lebih penerima beasiswa tersebut," kata Winardy, Kamis (17/2/2022).

"Mereka dinilai memiliki niat (mens rea) untuk melakukan pidana. Karena pada dasarnya mereka tahu kalau syaratnya tidak terpenuhi, tapi tetap memaksakan diri dengan cara memberikan sejumlah potongan, agar bisa memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved