Berita Palangkaraya
7 Warga Pahandut Palangkaraya Sembuh Covid-19, Isoman Lansia Kurang Mampu Terima Sembako
Seiring tingginya kasus Covid-19 di Kecamatan Pahandut, saat ini ada 7 orang warga yang sudah dinyatakan sembuh dan pihak kecamatan memberikan bantuan
Penulis: Lidia Wati | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Walaupun banyak yang terpapar Covid-19 di Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya mencapai 387, data terbaru Kamis (17/2/2022) kemarin.
Kabar baiknya, diantara ratusan kasus tersebut ada 7 orang yang sudah dinyatakan sembuh.
Hal tersebut disampaikan oleh Berlianto, Camat Pahandut saat dikonfirmasi oleh Tribunkalteng.com, Jumat (18/2/2022).
"Data terakhir yang kami terima ada 7 orang sembuh di Kecamatan Pahandut, dari saat ini total 387 orang terkonfirmasi positif," kata Berlianto.
Menurutnya, beberapa upaya dilakukan agar perkembangan Covid di Pahandut melandai bahkan menurun kembali.
Seperti adanya tindakan yustisi, yang sering gelar bersama Satgas Covid-19 guna mendispilnkan masyarakat menaati prokes.
Baca juga: NEWS VIDEO, 238 Orang Terpapar Covid-19 di Pahandut Palangkaraya, Isolasi Mandiri Diperketat
Pengawasan terpadu pasien Covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri serta menggenjot vaksinasi lengkap warganya.
Warga lansia dan kurang mampu menjadi prioritas utama dalam penyaluran Bantuan Sembako. Secara pintu ke pintu menemui langsung warga yang melaksanakan isoman.
"Saat ini saya sudah bagikan 60 Bantuan Sembako kepada warga lansia dan kurang mampu karena menjadi prioritas utama, meskipun sebenarnya semua warga yang isoman membutuhkan," tutur Berlianto.
Ungkapnya, kurang lebih warga Pahandut yang melakukan isolasi mandiri mencapai 90 persen dari data pasien terkonfirmasi Covid-19.
Diantaranya ada yang usia anak, lansia, sampai dengan yang berprofesi PNS.
Baca juga: Babinsa Koramil Pahandut Dampingi Petugas Medis Vaksinasi ‘Door to Door’
Baca juga: 2 Orang Terkonfirmasi Covid-19 Diduga Omicron Warga Kecamatan Pahandut Palangkaraya
Ke depannya Berlianto, mengusahakan agar konsisten membantu kepada warganya yang melakukan isolasi mandiri sebagai bentuk hadirnya pemerintah, terhadap warganya dalam berbagai macam bentuk dukungan.
Di sisi lain, dirinya berharap agar masyarakat tidak takut kepada petugas, namun ke bahaya Covid-19.
Sebab menurutnya, yang dilakukan petugas adalah bentuk melindungi warga terhadap Covid-19 yang terbukti sudah banyak korban meninggal dunia akibat ganasnya virus tersebut. (*)