Berita Kaltim

Seorang Suami di Kutai Kertanegara Bersandiwara Mengaku Istrinya Tewas Korban Pembunuhan

Terungkap seorang suami di Kutai Kertanegara tega menghabisi nyawa istrinya sendiri, sebelumnya bersandiwara kalau istrinya korban pembunuhan

Editor: Sri Mariati
NET
Ilustrasi Mayat korban pembunuhan 

TRIBUNKALTENG.COM, TENGGARONG – Seorang suami di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tega menghabisi nyawa istrinya.

Pelaku bernama Hermansyah (35) tega menganiaya istrinya Darmawati (33) hingga meninggal dunia lantaran kaget sang istri ternyata punya banyak utang.

Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kapolsek Samboja, AKP Adyama Baruna Pratama menjelaskan, pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat, (21/1/2022) lalu sekitar pukul 06.45 WITA di rumah pasangan tersebut.

Korban ditemukan di dalam rumahnya dengan kondisi wajah tertutup baju lengan panjang dan selimut.

Namun, korban bersandiwara dengan mendatangi Mapolsek Samboja sambil marah-marah dan membawa senjata tajam (sajam) jenis badik di tangannya.

Baca juga: Polisi Terus Buru Pelaku Pembuang Bayi di Sungai Mangkurawang Tenggarong Kukar

Namun, khawatir terjadi hal buruk, pihaknya mengamankan sajam dan menenangkan pelaku.

"Si pelaku teriak-teriak dan mengatakan saya tahu siapa yang bunuh istriku,” ucap Adyama. 

Sandiwara pelaku tersebut merupakan awal terungkapnya kasus pembunuhan itu.

Lanjut AKP Adyama, informasi awal adanya pembunuhan itu yakni sang pelaku mendatangi kantornya sekitar pukul 08.30 WITA dengan membawa sajam dan mengaku stres serta melapor bahwa istrinya korban pembunuhan sebab dibunuh orang.

Baca juga: Di Mapolresta Samarinda, 42 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Juwana oleh Tersangka Rendi

Kemudian, mendapat kabar itu dari si pelaku, sekitar pukul 09.45 WITA polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan.

Namun setibanya di rumah HR sekitar pukul 09.45 WITA, pintu rumah terkunci dan dilakukan pendobrakan yang disaksikan ketua RT dan warga.

"Saat pintu terbuka, kita temukan korban terbaring di dalam kamar dengan kondisi wajah tertutup baju lengan panjang dan selimut. Kemudian diperiksa, ternyata sudah meninggal dunia,” katanya. Sabtu, (12/2/2022).

Selanjutnya ucap dia, korban langsung dibawa ke RSUD Abadi Samboja untuk dilakukan visum luar, karena di tubuh korban tidak ditemukan bekas kekerasan.

Setelah dibawa ke rumah sakit kata Adyama, korban dinyatakan pihak rumah sakit meninggal dunia karena dicekik dengan menggunakan tangan. Setelah ditelusuri, bekas tangan tersebut ternyata milik suaminya tersebut.

Baca juga: Polda Kaltim Amankan Seorang Pria Diduga Pelaku Pelecehan Lewat Pesan di Medsos

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved