Liga 1 2021

Hasil PSS Sleman Picu Reaksi BCS Slemania Saat Aksi Wander Luiz Lawan Persib Bandung Jadi Perhatian

BCS Slemania bereaksi seusai laga pekan ke-24 Liga 1 2021 PSS Sleman yang takluk 1-2 kontra Persib Bandung, Jumat (11/2/2022). Wander Luiz disorot.

Editor: Nia Kurniawan
Instagram @persib @psssleman.
PSS Sleman kontra Persib Bandung 

TRIBUNKALTENG.COM - BCS Slemania bereaksi seusai laga pekan ke-24 Liga 1 2021 PSS Sleman yang takluk 1-2 kontra Persib Bandung, Jumat (11/2/2022) di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Dikutip Tribunkalteng.com melaluo TribunWow.com dari Instagram @psssleman, BCS-Slemania menanggapi kekalahan tersebut dengan menyebutkan PSS Sleman tak beruntung kalah dari Persib Bandung.

Menurut BCS Slemania, PSS Sleman telah menunjukkan performa apik di laga kontra Pangeran Biru.

Walau dengan skuad seadanya tanpa kehadiran tiga pemain asing, Mario Maslac, Aaron Evans hingga Juninho, PSS Sleman mampu merepotkan Maung Bandung.

Baca juga: Laga Lazio Pembuka Jadwal Liga Italia, Inter Milan, Torino, AC Milan, Hellas Verona Main Minggu

Baca juga: Spirit Thomas Tuchel, Chelsea vs Palmeiras di Siaran Langsung TVRI Piala Dunia Antarklub

Terlebih PSS Sleman di laga kontra Persib Bandung tak turut didampingi oleh sang pelatih kepala, I Putu Gede Santosa yang terpapar Covid-19.

"Respect Man dengan komposisi pemain yang berjuang malam ini!," tulis @bayuarbianto.

"Wes rapopo man dengan pemain seadanya+tanpa pelatih kepala,eneng wayahe menang eneng wayahe kalah yok berbenah dinggo laga selanjute," tulis @bayuadiwicaksono.

"main mu wes sangar man, nice tryyy," tulis @frzbr._.

"AKU NENG MBURI MU," tulis @4ndikamaulana.

"nice try man cuman kipernya teralu op," tulis @fhriizztrhmn.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris: Juergen Klopp Puji Luis Diaz di Liverpool, Man United & Everton Laga Pembuka

Baca juga: Ikut Jose Mourinho di AS Roma Ada Trauma, Zaniolo Tinggal Pilih AC Milan, Juventus Atau Man United

"tegakkan kepala," tulis @hasnanto.fatha.

"diluar hasil yg tidak diharapkan tp sangat perlu diapresiasi permainan malam ini.. terlihat banget taktiknya dijalankan," tulis @ichsanrizaldi.

"TerimaKasih sudah berjuang, tegakkan kepala fokus laga selanjutnya," tulis @irfanattamam_26.

"Wis wangun man, ming kurang sangar sithik," tulis @agungchandra20.

"pemilihan pemain penggantine mantap tenan maszeh, joss," tulis @reyndraa._.

"Senadyan kalah kowe tetep sangar man," tulis @antogenerasibiru.

"Podo minggu wingi marai jantungen. tp nek iku trs mbesesek. Sabar man, apresiasi sluruh pemain," tulis @mukti_wijaya.

"main e ws apik, meng le panas kurang gasik. tegakkan kepalamu kawand," tulis @syaifurroehman_.

Bcs slemana
Tanggapan mengejutkan BCS-Slemania pada postingan Instagram @psssleman.

"Angkat kepalamu punggawa!! Cari point lagi di next pertandingan!! Aleee," tulis @apanjimny04.

Pada laga tersebut, PSS Sleman tertinggal terlebih dahulu dari Persib Bandung seusai Maung Bandung sukses catatkan dua gol cepat dari Erwin Ramdani (20') dan David da Silva (25').

Sedangkan satu gol balasan PSS Sleman berhasil dilesatkan oleh Wander Luiz (30').

Kekalahan kontra Persib Bandung menjadi kekalahan ke-10 PSS Sleman di Liga 1 2021.

Dengan kekalahan tersebut PSS Sleman masih tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1 2021.

PSS Sleman berhasil mengoleksi 28 poin dari 24 pertandingan yang telah dilakoni.

Sementara di pekan ke-25, Wander Luiz dkk akan menghadapi lawan yang tak kalah berat yaitu Bali United.

Laskar Supe Elja akan menghadapi Bali United Rabu (16/2/2022) di Stadion Gelora Ngurah Rai Denpasar, Bali.

Penampilan Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam mendapat apresiasi dari eks Pangeran Biru, Sujana.

Persib Bandung berhasil mengumpulkan tiga poin setelah mengalahkan PSS Sleman 2-1.

Menurut Sujana, turunnya intensitas penyerangan Persib Bandung pada babak kedua nyaris saja membuat skuad Robert Alberts terpaksa mengakhiri laga dengan membawa satu poin.

"Di babak pertama terlihat Persib Bandung mampu menguasai jalannya pertandingan dan meraih keunggulan dua gol, sebelum diperkecil PSS Sleman menjadi skor 2-1," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (11/2/2022).

"Setelah itu, para pemain seperti terlena dengan kondisi keunggulan skor, terlihat tempo permainan berubah, motivasi membongkar pertahanan lawan semakin minim."

Memasuki babak kedua, kata Sujana, Persib Bandung seperti kewalahan meladeni pola permainan PSS Sleman.

Bahkan, intensitas serangan yang terus dilakukan lawan dengan memanfaatkan beberapa kesalahan umpan dan antisipasi dari para pemain Persib Bandung nyaris membuat lawan mampu menyamakan kedudukan.

Sujana menilai, penampilan Wander Luiz sebagai ujung tombak PSS Sleman semalam luar biasa.

Dia seolah ingin membuktikan diri dan membalas dendam bahwa Persib Bandung telah salah melepasnya.

"Beberapa waktu lalu saya sudah sering katakan bahwa Persib keliru melepas Wander Luiz."

"Terbukti, malam ini ia sangat menikmati pertandingan dan termotivasi untuk mengalahkan Persib, bahkan beberapa kali bisa terus mengancam lini pertahanan Persib dengan cukup leluasa, termasuk peluangnya di menit akhir tadi yang hampir gol."

"Kalau bukan Teja Paku Alam kipernya, hasilnya bisa beda," ucapnya.

Ia pun cukup menyoroti keputusan pergantian pemain di babak kedua yang dilakukan Robert Rene Albert, yakni Ezra Walian ditarik keluar digantikan M Rashid pada menit ke-57 pertandingan.

Menurutnya, seharusnya Robert memilih Erwin Ramdani yang ditarik keluar karena permainannya sudah menurun setelah mencetak gol pembuka.

Ezra Walian tampak masih mampu berkontribusi lebih bagi lini serang Maung Bandung.

Salah satunya ia berhasil menjadi kreator untuk gol yang di cetak David da Silva.

"Tapi apa pun alasannya, pelatih pasti punya sudut pandangnya sendiri untuk lakukan keputusan itu," ujar Sujana.

Hal lain yang menjadi catatan, kata Sujana, adalah penampilan Victor Igbonefo yang beberapa kali melakukan kesalahan antisipasi, yang cukup berisiko untuk menjadi peluang bagi tim lawan.

"Penampilan Victor cukup bikin khawatir ya, karena beberapa kali dia seperti salah dalam mengambil keputusan dan salah antisipasi."

"Padahal dia sudah lama di kompetisi Liga 1 dan juga pemain Timnas Indonesia, tapi tadi beberapa kali hampir-hampiran banget lah," ucapnya.

Terkait pertandingan Persib berikutnya, menurut Sujana, evaluasi harus terus dilakukan para pemain dan strategi pelatih, agar lebih siap dan meraih hasil kemenangan dalam menghadapi laga-laga berikutnya.

"Evaluasi menjadi syarat mutlak dilakukan setiap tim setelah pertandingan, temasuk Persib Bandung."

"Sebab selain persaingan di papan atas yang semakin kompetitif, di laga-laga selanjutnya Persib akan menghadapi tim-tim cukup berat."

"Salah satunya Persija Jakarta di akhir pertandingan seri keempat kompetisi musim ini," katanya.

Teja Paku Alam sendiri mengaku kemenangan tersebut diraih berkat kerja keras semua pemain.

Semua pemain saling bantu dan tampil solid selama 2x45 menit.

"Mewakili pemain, alhamdulillah bisa meraih kemenangan dalam pertandingan malam ini."

"Pemain semua bermain solid, kompak, dan maksimal," kata Teja dalam temu media secara virtual setelah laga.

Bahkan Teja angkat topi bagi para pemain yang baru gabung tapi tetap bermain maksimal.

Menurutnya, bukan hal mudah kembali bermain setelah beberapa hari absen dalam sesi latihan bahkan pertandingan.

"Beberapa pemain baru bergabung, tapi semuanya telah bermain dengan maksimal dan menunjukkan semangat bertanding yang luar biasa," ucapnya.

( Tribunkalteng.com )

 

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved