Berita Kotawaringin Timur

Kecelakaan Kalteng, Adu Kuat Kuda Besi 3 Nyawa Melayang di Kecamatan Parenggean Kotim

Kecelakaan Kalteng, terjadi di perkebunan sawit PT TASK Km 60, Parenggean, Kotim, mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 1 orang luka berat

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Polsek Parenggean untuk Tribunkalteng.com
Pihak kepolisian Satlantas Polres Kotim melakukan olah TKP di di jalan perkebunan sawit PT TASK Km 60, Kecamatan Parenggean, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Kamis (10/2/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kecelakaan Kalteng, terjadi di perkebunan sawit PT TASK Km 60, Kecamatan Parenggean, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan satu luka berat.

Menurut keterangan Kapolsek Parenggean AKP Supriyono, kejadian laka lantas itu sudah diserahkan kepada pihak polres kotim untuk dilakukan penyelidikan.

Saat dihubungi Tribunkalteng.com Jumat (11/2/2022), Kapolres Kotim AKBP Sarpani, membenarkan adanya peristiwa laka lantas darat tersebut.

Menurut keterangan yang dihimpun Tribunkalteng.com kejadian saat pagi hari pukul 10.30 WIB, Kamis (10/2/2022).

Diduga kecelakaan adu kuat kuda besi jenis Honda Supra warna Hitam tanpa STNKB, yang dikendarai saudara Suryadi (41) berboncengan dengan saudari Yayah (38), melaju dari arah Desa Hanjalipan menuju arah Desa Kota Besi.

Saat di jalan poros perkebunan kelapa sawit PT TASK Km 60 Desa Tehang, motor yang dikendarai oleh Suryadi oleng ke kanan dan masuk ke arah berlawanan pengguna jalan lain.

Sementara, saat bersamaan sepeda motor Suzuki Titan warna Merah Hitam Nopol KH 5159 PE yang dikendarai saudara Ahmad Fauzan (26) berboncengan dengan saudara Agus Sayuri (42) datang dari arah berlawanan.

Karena jarak sudah terlalu dekat sehingga tabrakan kedua sepeda motor tidak dapat terhidarkan, sontak kedua sepeda motor terjatuh.

Dalam peristiwa tersebut 3 orang meninggal dunia, diantaranya adalah Yayah mengalami luka memar di kepala, Suryadi dengan luka memar di kepala dan Ahmad Fauzan dengan luka memar di kepala.

Sedangkan Agus Sayuri, orang yang dibonceng oleh Ahmad Fauzan mengalami luka berat. Kerugian materil atas laka lantas darat tersebut ditaksir Rp 1 juta.

Saat ini pihak polres kotim sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengedepankan kemanusiaan terlebih dahulu.

Pihaknya juga telah datang ke tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan saksi, melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

"Untuk mengurangi angka laka lantas, mengimbau kepada masyarakat agar menaati peraturan saat mengendarai kendaraan di jalan raya, karena kecelakaan bermula dari pelanggaran pengguna jalan," pungkas AKBP Sarpani. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved