Berita Palangkaraya

Bantaran Sungai Kahayan & Pelabuhan Rambang Banyak Tumpukan Sampah Rumah Tangga

Sungai Kahayan dan Pelabuhan Rambang tempat banyaknya tumpukan sampah terlebih sampah rumah tangga, plastik yang dibuang langsung ke sungai

Penulis: Devita Maulina | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Nita Maulina
Kondisi bantaran Sungai Kahayan yang dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga, Kamis (10/2/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebersihan lingkungan yang berada di sekitar bantaran Sungai Kahayan masih belum terjaga dengan baik oleh masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.

Masih banyak sampah yang mengapung pada area bantaran Sungai Kahayan, karena minimnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah dengan baik.

Terlihat di bawah rumah-rumah yang berada di bantaran Sungai Kahayan tumpukan sampah rumah tangga yang terdiri dari sampah-sampah plastik.

Berdasarkan pantauan Tribunkalteng.com di Pelabuhan Rambang, yang juga menjadi area permukiman masyarakat banyak sampah rumah tangga yang dibuang langsung ke sungai.

Pelabuhan Rambang jika sore hari banyak dikunjungi masyarakat, karena Pelabuhan Rambang menyediakan berbagai macam jualan pedagang kaki lima.

Baca juga: Kesadaran Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Rendah, Sampah Menumpuk di Sungai Kahayan

Menurut satu diantara pedagang yang berjualan Santi mengatakan, kondisi lingkungan pelabuhan rambang apabila air naik maka sampah terbawa ke pinggir dan akan tertinggal jika air sudah surut.

"Jika sampah terbawa ke pinggir sungai maka terlihat sangat menumpuk serta menimbulkan bau,"

Selain itu ia juga mengatakan mayoritas mayoritas warga sekitar membuang sampah rumah tangganya langsung ke sungai.

"Tidak heran juga kenapa sampah banyak karena memang warganya membuang sampah langsung ke sungai," kata Santi.

Baca juga: Wisata Palangkaraya, Lokasi Kuliner Sungai Kahayan Primadona Kalangan Muda di Kota Cantik

Baca juga: Sungai Kahayan Meluap, Sebagian Anak Tangga di Bawah Jembatan Kahayan Terendam Air

Menurut pengunjung pelabuhan rambang Ridho mengungkapkan, pelabuhan rambang menjadi tempat untuk mencari makanan ringan saat sore hari namun kondisi lingkungan tidak mendukung.

"Saat sore hari banyak yang berjualan disini, akan tetapi sedikit prihatin dengan kondisi lingkungannya yang terlihat kumuh," tandasnya.

Ia berharap kepada pemerintah agar bisa melakukan pembersihan lingkungan dan juga perawatan pada Pelabuhan Rambang agar lebih nyaman lagi bagi masyarakat yang berkunjung. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved