Berita Palangkaraya

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Kalteng, Satgas Lakukan Penguatan Kapasitas Rumah Sakit

Berdasar data Kemenkes RI dan Satgas Covid-19, hingga Minggu (6/2/2022), terjadi penambahan 58 kasus Positif Covid-19 di Kalteng

Penulis: Pangkan B | Editor: Dwi Sudarlan
Polresta Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Tim Polresta Palangkaraya saat melakukan sosialisasi Prokes dan membagikan masker kepada warga mencegah penularan Covid-19 dan varian baru omicron yang merebak di Indonesia. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Terus bertambahnya kasus Positif Covid-19 memunculkan kekhawatiran terjadinya gelombang ketiga penyebaran virus corona itu di Kalteng.

Mengantisipasi kondisi itu terjadi, Satgas Covid-19 Kalteng langsung melakukan penguatan kapasitas rumah sakit untuk menampung pasien Positif Covid-19.

Berdasar data Kemenkes RI dan Satgas Covid-19, hingga Minggu (6/2/2022), terjadi penambahan 58 kasus Positif Covid-19 di Bumi Tambun Bungai ini.

Menyikapi terus bertambahknya kasus Positif Covid-19, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kalteng, Falery Tuwan mengatakan sedang melakukan penelusuran.

Baca juga: Positif Covid-19 Kembali Naik, GKE Sakatik Palangkaraya Batasi Jumlah Jemaat Hingga 30 Persen

Baca juga: Ketua IDAI Kalteng Sarankan PTM Tidak 100 Persen, Satgas Covid-19 Diminta Lebih Aktif Pantau Sekolah

Baca juga: Taman Pasuk Kameloh dan Nyahu Papan Taliwu Ditutup, Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Palangkaraya

“Saat ini kami sedang melakukan penelusuran terkait kasus yang tiap harinya bertambah,” ujarnya pada Tribunkalteng.com.

Falery juga menyoroti ditemukannya kasus Positif Covid-19 di 2 sekolah di Palangkaraya yakni SMAN 1 dan SMP Katolik Santo Paulus.

Pihak sekolah begitu mengetahui ada sejumlah siswanya terpapar virus corona itu, langsung menghentikan sementara PTM (pembelajaran tatap muka) di sekolah.

Ketua Pelaksana Harian Tim Satgas Covid-19 Kalteng, Falery Tuwan.
Ketua Pelaksana Harian Tim Satgas Covid-19 Kalteng, Falery Tuwan. (Istimewa)

Menurut Falery Tuwan, saat ini sedang disusun instruksi Gubernur Kalteng tentang pemberhentian PTM pascatemuan kasus Positif Covid-19 sekaligus mengantisipasi terjadinya klaster sekolah bila PTM terus dijalankan.

“Rencana kegiatan belajar tatap muka dihentikan, saat ini sedang dibuat instruksi Gubernur, "ungkap Falery Tuwan.

Untuk menghentikan laju penularan Covid-19, dia juga mengingatkan masyarakat yang belum menjalani vaksinasi segera melakukan dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Bagi warga yang belum vaksinasi dosis 2, diharapkan untuk segera vaksin. Sedangkan bagi yang sudah mendapat vaksin dosis 2 dan umur vaksin sudah 6 bulan, diharapkan untuk vaksin booster,” ucap Falery Tuwan. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved