Doa dan Amalan Islam

Kapan Puasa Rajab dan Apa Keutamaannya? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad & KH Maimoen Zubair

Rabu (2/2/2022) besok memasuki bulan Rajab, salah satu bulan yang muliabagi sobat muslim, disarankan menjalankan Puasa Rajab

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa via Pos Kupang
Ilustrasi Bulan Rajab yang termasuk bulan mulia bagi umat Islam, disarankan menjalankan Puasa Rajab. 

TRIBUNKALTENG.COM - Berdasarkan penanggalan Hijriah, Rabu (2/2/2022) besok memasuki bulan Rajab, salah satu bulan yang muliabagi sobat muslim, disarankan menjalankan Puasa Rajab.

Bulan Rajab 1443 H jatuh mulai tanggal 2 Februari 2022 sampai 3 Maret 2022.

Bulan Rajab merupakan bulan ketujuh dalam penanggalan Hijriyah, disusul Bulan Sya'ban, kemudian Bulan Ramadan.

Pada bulan mulia ini, umat Islam dianjurkan mulai mempersiapkan diri untuk menyambut Bulan suci Ramadan.

Baca juga: Ustaz Buya Yahya Jelaskan Cara Membayar Utang Puasa Untuk Orang Meninggal Dunia, Termasuk Fidyah

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Bisa Malam ini dan Seusai Sahur, Ada Doa Berbuka Puasa

Baca juga: Amalan Sunnah Puasa Senin Kamis, Simak Tata Cara, Manfaat dan Perbedaan Bacaan Niat

Di antaranya mengganti utang puasa di tahun lalu.

Selain itu juga disarankan menjalankan Puasa Rajab.

Lantas mulai kapan Puasa Rajab 2022 dilaksanakan?

Berikut penjelasan ulama tentang waktu Puasa Rajab serta keutaman bagi yang melaksanakannya.

Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam video ceramahnya yang diunggah di Youtube menjelaskan, anjuran puasa sunnah di Bulan Rajab menurut hadist Nabi.

“Hadist Rasulullah tentang keutamaan bulan Rajab sahih, tetapi tak ada disebutkan tentang amalan khususnya. Cuma disebutkan secara umum yaitu berpuasalah di bulan-bulan haram," jelas UAS.

"Haram di sini berarti mulia, berasal dari kata Bahasa Arab, yaitu hurum, berarti kehormatan, mulia. Jadi bulan-bulan haram itu artinya adalah bulan-bulan mulia,” lanjutnya.

Dijelaskan bahwa terdapat 4 bulan yang dimuliakan dalam Islam (al-Asyhur al-Hurum) yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijah, Muharram dan Rajab.

“Sesuai hadist tersebut, disebutkan anjuran agar kita berpuasa di bulan-bulan ini. Jadi, khusus Rajab tak ada dijelaskan apa saja amalan khususnya karena di hadist ini penjelasannya secara umum tak mengkhususkan ke Rajab,” tambahnya.

Selama Rajab, selain berpuasa, Ustadz Abdul Somad menjelaskan umat Islam bisa menghiasinya dengan amalan-amalan lain.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved