Korban Omicron Terus Bertambah, Simak Aturan Terbaru Naik Pesawat Garuda, Citilink dan Lion Air

Omicron sudah meminta korban jiwa, berikut aturan penerbangan menggunakan pesawar Lion Air, Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia

Editor: Dwi Sudarlan
faturahman/tribunkalteng.com
Ilustrasi pesawat maskapai penerbangan Lion Air di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Berikut aturan lengkap naik pesawat Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia. 

TRIBUNKALTENG.COM - Kasus Positif Covid-19 kembali naik, bahkan varian baru Omicron sudah meminta korban jiwa, berikut aturan penerbangan menggunakan pesawat Lion Air, Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia.

Ketiga maskapai penerbangan, Lion, Citilink dan Garusa Indonesia ini tetap melayani konsumen meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Banyak rute domestik yang dilayani ketiga maskapai ini setiap harinya.

Untuk bisa melakukan perjalanan melalui jalur udara dengan menggunakan maskapai Lion Air, Citilink dan Garuda Indonesia ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Baca juga: Penerbangan Perdana Pesawat Wings Air Palangkaraya-Pontianak Hari Ini Buka di Bandara Tjilik Riwut

Baca juga: Penerbangan Perdana Wings Air di Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Ini Kata Kadishub Kalteng

Yang paling utama tentu penumpang harus dalam kondisi sehat dan mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker.

Selain itu harus pula menyiapkan dokumen-dokumen perjalanan agar dapat terbang bersama Lion Air, Citilink dan Garuda Indonesia.

Dilansir dari situs resmi masing-masing maskapai, berikut ini adalah aturan penerbangan dengan pesawat Garuda Indonesia, Citilink dan Lion Air.

1. Lion Air

Dilansir dari situs resmi lionair.co.id, syarat penerbangan domestik ini berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan (SE Kemenhub) Nomor 111 Tahun 2021.

Merujuk syarat penerbangan ini, tertulis di situs resmi Lion Air untuk periode 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022:

- Wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi dosis lengkap dan negatif RT-Antigen (maksimal 1x24 jam)

- Bagi calon penumpang yang belum mendapatkan vaksin dosis lengkap atau karena alasan medis, maka mobilitasnya dibatasi untuk sementara

- Bagi yang belum melakukan vaksinasi dan akan bepergian dengan menggunakan transportasi udara untuk keperluan berobat/medis maka wajib menunjukkan negatif RT-PCR (maksimal 3x24 jam) dan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah

- Anak-anak usia di bawah 12 tahun maka persyaratan yang wajib ditunjukkan adalah negatif RT-PCR (maksimal 3x24 jam)

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved