Berita Kaltim

Ini Pengakuan Sopir Truk Kontainer yang Seruduk Rumah Warga di Jalan Ampera Samarinda

Pengakuan sang sopir kondisi truk dipastikan mesinnya dalam keadaan baik-baik saja pada insiden laka di jalan Ampera Samarinda

Tayang:
Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Supriono (43), sopir truk kontainer yang menyeruduk dua rumah warga di Jalan Ampera 2, Kelurahan Rawa Makmur, diamankan di Polsek Palaran, Senin (31/1/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA – Truk kontainer bermuatan gypsum yang menyeruduk rumah warga di Jalan Ampera 2, RT 45, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda mengakibatkan 2 bangunan rusak parah.

Pengakuan sang sopir kondisi truk dipastikan mesinnya dalam keadaan baik-baik saja.

Sopir bernama Supriono (43) ini mengatakan, Minggu (30/1/2022) kemarin dirinya baru saja mengantarkan barang dengan jenis yang sama ke pergudangan Samarinda tanpa ada masalah.

"Pas muat di Palaran juga mesinnya tidak ada trouble," ucapnya menegaskan.

"Cuma pas naik tanjakan tadi, tidak tahu kenapa mesin tiba-tiba mati, kepala truknya terjungkit. Itu yang mau saya periksa, tapi truk tiba-tiba jalan sendiri," tuturnya.

Baca juga: Truk Kontainer Ukuran 20 Feet Seruduk 2 Bangunan Sembako di Jalan Ampera Samarinda

Terkait pertanggungjawaban dari peristiwa yang tidak diinginkan ini, Supriono mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan.

"Saat ini perusahaan sudah menurunkan pekerja untuk menangani truknya," jelasnya.

"Yang pasti perusahaan juga siap bertanggung jawab atas musibah ini," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah truk kontainer berukuran 20 feet mendadak menyeruduk dua bangunan di Jalan Ampera, RT 45, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Senin (31/1/2022) sekitar pukul 12.00 WITA.

Dua bangunan tersebut terlihat mengalami kerusakan berat pada bagian depan hingga tengah rumah.

Tercium pula bau menyengat dari bahan bakar minyak jenis pertalite yang memenuhi area tertabrak ini.

Terlihat para petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda tengah menyiram di sekitar area tumpahan bahan bakar.

"Kita melakukan penyemprotan area ini dengan cairan sabun untuk mengantisipasi timbulnya api," tutur Koordinator Posko 6 Disdamkar Kota Samarinda, Dedy Wahyudi.

Masuk sedikit ke dalam bangunan yang berdampingan ini, terlihat bahan-bahan sembako berserakan.

Baca juga: Laka Maut di Jalan Poros Samarinda-Bontang, Seorang Pelajar Tewas di Tempat Adu Kuat dengan Tronton

Pihak Polsek Palaran mulai memasang garis pembatas agar area tidak dikerumuni masyarakat.

Terlihat juga truk kontainer tersebut menembus bagian depan bangunan dengan ban nyaris tenggelam ke dalam drainase.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa truk kontainer yang menyeruduk dua bangunan di Jalan Amper 2, RT 45, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Senin (31/1/2022) siang.

Namun dua orang, yakni ibu dan anak mengalami luka ringan akibat terkena reruntuhan bangunan, yakni Ika (32) mengalami luka lecet dan memar di bagian betis kanan, dan anaknya laki-laki bernama Akil (6) memar pada bagian pundak.

Ika menjelaskan, kala itu dirinya tengah sibuk memasak di dapur, dan di bagian depan ada adiknya, yakni Putri (18) tengah menjaga toko kelontong mereka.

Sedangkan kedua anaknya, masing-masing Akil (6) sedang menonton, dan Sira (4) tengah berada di kamar mandi.

Baca juga: Tragis, 2 Nyawa Melayang Usai Tabrak Truk Kontainer Parkir Sembarang Tempat di Samarinda

Tiba-tiba sekitar pukul 11.40 WITA terdengar suara benturan keras disertai berjatuhannya material rumah yang mereka tempati.

"Mendadak sekali kejadiannya. Tiba-tiba kepala truknya sudah melindas bagian warung hingga ruang tamu saya," tuturnya kepada TribunKaltim.co.

Tanpa memikirkan kakinya yang sudah terkena reruntuhan material bangunan, wanita asal Sulawesi Selatan tersebut berlari menyelamatkan kedua anaknya.

"Untung sekali tidak ada orang di teras. Kalau ada pembeli atau apa, mungkin sudah ada korban jiwa," ucapnya dengan wajah pucat.

Ia mengatakan seluruh dagangannya habis terlindas truk kontainer tersebut, termasuk Pom Mini miliknya yang masih berisi puluhan liter bahan bakar minyak jenis pertalite.

"Yang penting tidak ada korban jiwa. Kerugian saya perkirakan ratusan juta. Kita tidak minta macam-macam. Yang penting perusahaannya tanggung jawab," jelasnya

Ia menambahkan, untuk sementara mereka akan tinggal di rumah pemilik kontrakan yang mereka sewa tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Pengakuan Sopir Truk Kontainer yang Seruduk Rumah Warga di Palaran, Pastikan Mesin Tak Masalah,

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved