Perampokan di Kapuas

Dugaan Perampokan di Kapuas, Warga Sekitar Sempat Lihat Orang Keluar Buru-buru Dari Dalam Toko

Dugaan perampokan di Kapuas, informasi di lapangancwarga sekitar sempat melihat orang keluar buru-buru dari dalam toko dan pergi menggunakan motor

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Fadli SR
Dugaan perampokan di Kapuas, TKP yang diduga baru saja terjadi perampokan, tepatnya di Toko Maisarah, Jalan Patih Rumbih, Kualakapuas, masih dijaga ketat polisi, Sabtu (22/1/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALA KAPUAS – Dugaan perampokan di Kapuas, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan perampokan yang terjadi di Toko Maisarah Jalan Patih Rumbih Kualakapuas, Sabtu (22/1/2022) pagi tadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sempat terjadi perlawanan oleh pemilik toko saat ada kedatangan orang tak dikenal ke toko mereka, dan diduga mau melakukan perampokan.

Hingga satu korban meninggal dunia akibat tindak kekerasan dilakukan oleh pelaku, dan sampai saat ini pelaku masih diburu polisi.

"Ada satu korban meninggal dan terluka, keduanya mengalami luka tusuk," kata Lurah Selat Barat, Masruni, yang datang ke lokasi saat dapat laporan warga terkait adanya kejadian itu.

Hingga berita ini diturunkan pihak berwajib masih belum mau memberikan keterangan.

Baca juga: Dugaan Perampokan di Kapuas, Warga Geger Sempat Dengar Teriakan ‘Rampok’ Dari dalam Toko

Baca juga: Dugaan Perampokan di Kapuas Menewaskan 1 Orang, Polisi Lakukan Olah TKP

Namun informasi dihimpun, sempat terdengar keributan sebelum akhirnya pemilik toko didapati terluka dan meninggal dunia. Sementara, anaknya terluka.

Keterangan di lapangan, pelaku disebutkan seorang yang datang dan pergi menggunakan sepeda motor.

Dugaan ini mengemuka, karena usai terjadi keributan di toko dan sempat terdengar teriakan rampok, lalu ada seorang yang pergi buru-buru menggunakan sepedamotor ke arah dalam kota.

Baca juga: Breaking News, Ditemukan Jenazah Perempuan Kondisi Mengenaskan di Kapuas, Anak Luka Parah di Leher

"Ya, tadi sempat dengar keributan, lalu ada yang pergi dari toko menggunakan sepeda motor. Sementara yang ibu itu, di depan toko dalam kondisi luka-luka," kata warga di lokasi yang enggan menyebutkan namanya.

Namun informasi ini tentu belum terkonfirmasi sepenuhnya, karena pihak berwajib pun sampai saat ini masih proses penyelidikan lapangan guna mengungkap kasus ini.

TKP kejadian dipasangi garis polisi dan olah TKP pun telah dilakukan oleh Tim Inafis Polres Kapuas.

Kejadian ini mengakibatkan pemilik toko meninggal dunia, yakni perempuan bernama Siti Hamda.

Sementara, anaknya, Salahudin yang luka dan kini dalam perawatan di RSUD Kapuas. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved