Selebrita

Bahasan Panji Petualang Soal Buaya, Beda Situasi Insiden di Sungai Sebangau Pulang Pisau dan Kotim

Heboh buaya di Kalimantan Tengah.Insiden di Sungai Sebangau Pulang Pisau dan Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur.ini kata Panji Petualang.

Penulis: Nor Aina | Editor: Nia Kurniawan
YouTube Panji Petualang
Panji Petualang. Heboh buaya di Kalimantan Tengah.Insiden di Sungai Sebangau Pulang Pisau dan Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur.ini kata Panji Petualang. 

TRIBUNKALTENG.COM - Youtuber Panji Petualang cukup konsen memberi pencerahan soal perilaku hewan. Soal buaya berikut penjelasannya.

Nah, bicara soal buaya, baru-baru ini terjadi peristiwa heboh di Kalimantan Tengah. Ada insiden di Sungai Sebangau Pulang Pisau dan Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kejadian di bantaran Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ada buaya berukuran tiga meter mati, bangkainya larut di sungai.

Sementara buaya berukuran 5 meter menyerang warga di Sungai Sebangau Kabupaten Pulang Pisau hingga meninggal dunia.

Baca juga: Penampakan Unik Ular Temuan Suwa, Bandingkan Hasil Tangkapan Heru Gundul si Sahabat Panji Petualang

Baca juga: Bangkai Buaya Panjang Tiga Meter Penghuni Pulau Hanaut Kotim Larut di Sungai Mentaya

Menurut Panji Petualang, faktor yang menyebabkan buaya mati bisa berbagai hal, buaya biasanya karena tersangkut jaring ikan dan akhirnya mati tenggelam kehabisan nafas, dan bisa juga memang sengaja di buru untuk kebutuhan konsumsi.

Tak cuma itu, dulu Panji Petualang juga mengunggah video lain yang berkaitan dengan buaya.

Video dari Panji Petualang menampilkan cuplikan saat buaya mati lemas akibat kehabisan napas.

Selanjutnya, Panji Petualang juga membagikan video saat ada seorang warga sedang membawa hewan buruan yakni buaya.

"Video 2 (slide 2) Dokumentasi netizen dapet buaya nyangkut jaring dan buayanya mati lemas kehabisan nafas.

Video 3 (slide 3) seorang bapak gendong buaya hasil buruan

Info ya gaes sedikitnya ada 4 species buaya di indonesia yang umum di kenal dan semuanya masuk sebagai daftar satwa di lindungi," kata Panji Petualang.

Soal buaya warga yang bermukim di bantaran Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dikagetkan dengan buaya mati bangkainya larut di sungai.

Bangkai buaya berukuran sekitar tiga meter ini, sudah mengeluarkan bau busuk dalam jarak sekitar sepuluh meter ketika hanyut di sungai tubuh buaya tersebut dalam posisi terlentang dengan tubuh melembung.

Menurut warga, buaya tersebut diduga berasal dari Pulau Hanaut yang menjadi habitat predator di Sungai Mentaya.

Bangkai buaya ukuran tiga meter berseliweran di Sungai Mentaya Kotim Kalteng.
Bangkai buaya ukuran tiga meter berseliweran di Sungai Mentaya Kotim Kalteng. (Tangkapan Layar)
Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved