Berita Lamandau

Perangi Praktek Rentenir dan Pinjol Ilegal Pemkab Lamandau Bersama OJK Bentuk TPAKD

Pemerintah Kabupaten Lamandau dan OJK membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Kabupaten Lamandau, Rabu (12/1/2022). 

Editor: Fathurahman
istimewa
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana  

TRIBUNKALTENG.COM, LAMANDAU - Pemerintah Kabupaten Lamandau bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Kabupaten Lamandau, Rabu (12/1/2022). 

Pembentukan TPAKD di Lamandau tersebut salah satunya untuk mencegah praktek rentenir yang ada di kabupaten tersebut yang kerap mencekik usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di daerah setempat juga praktek pinjaman online (pinjol) ilegal yang makin marak.

Pembentukan TPAKD Lamandau dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Lamandau Nomor 185.45/242/VII/HUK/2021 tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Lamandau.

Kegiatan tersebut dilakukan dan pengurusnya dikukuhkan Bupati Lamandau di Aula Badan Keuangan Daerah Kabupaten Lamandau yang dihadiri langsung Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalteng Otto Fitriandy dan pejabat setempat.

Baca juga: OJK Imbau Warga Kalteng Jangan Mudah Percaya Penawaran Pinjol Lewat Sosial Media

Baca juga: Pererat Koordinasi dengan Lembaga Keuangan, OJK Kalteng Apresiasi Pembentukan TPAKD Seruyan

Baca juga: Dewan Kota Palangkaraya Menilai Langkah Tepat Pinjol Ilegal Diberantas

Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, menyampaikan pembentukan TPAKD dilakukan untuk meningkatkan koordinasi antara instansi dan stakeholder dengan berbagai program yang dapat meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah.

Tim ini membantu mengurangi dan mencegah ketimpangan pembangunan sektor perekonomian dengan mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat, termasuk mencegah praktek rentenir dan pinjol ilegal," ujar Bupati.

Dia berharap, dengan adanya TPKAD Lamandau mampu mengoptimalkan potensi sumber keuangan daerah bagi perkembangan sektor usaha UMKM yang saat ini sedang berkembang di Lamandau,” ungkap H Hendra Lesmana.

Tentu kata dia,  TPAKD akan dapat meningkatkan akses pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam menggunakan produk jasa keuangan.

"Saya berharap TPAKD Kabupaten Lamandau  dapat memetakan kebutuhan daerah dan memberikan masukan serta rekomendasi kebijakan di Kabupaten Lamandau untuk mengembangkan potensi-potensi daerah yang dimiliki," katanya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah Otto Fitriandy, nengatakan, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam menginisiasi pembentukan TPAKD Kabupaten Lamandau dalam melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik untuk mendorong sasaran inklusi keuangan. 

“Saya sangat mengapresiasi dan akan mendukung penuh seluruh program TPAKD Kabupaten Lamandau karena secara umum sangat bersentuhan langsung pada upaya peningkatan akses industri jasa keuangan dengan UMKM, kredit melawan rentenir dan kampanye literasi dan inklusi keuangan,” ucapnya. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved