Berita Kalteng

Ketua Adat Laman Kinipan Effendi Buhing: Penahanan Kades Wilem Hengki Upaya Kriminalisasi

Masyarakat Kinipan tak terima Kades mereka ditangkap oleh Polres Lamandau dengan sangkaan korupsi, Ketua Adat Laman Kinipan sebu upaya kriminalisasi

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
ISTIMEWA
Ketua Komunitas Adat Laman Kinipan, Effendi Buhing (tengah). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Masyarakat Desa Kinipan Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, tidak terima Kepala Desa (kades) Wilem Hengki ditahan oleh Polres Lamandau, pada Jumat (14/1/2022).

Tak terimanya penahanan kades mereka, karena dinilai banyak kejanggalan dalam prosesnya. Hal itu diungkapkan Ketua Adat Laman Kinipan Effendi Buhing.

“Kades kami tidak bersalah, penahanan Hengki oleh Polres Lamandau merupakan upaya kriminalisasi,” jelasnya saat dibincangi melalui telepon seluler oleh Tribunkalteng.com, Senin (17/1/2022) siang.

Ia bersama warga Desa Kinipan mendesak proses penahanan dibatalkan, serta Wilem Hengki dibebaskan oleh Polres Lamandau.

Effendi Buhing mengungkapkan, penahanan Kades Kinipan atas dugaan korupsi merupakan hal yang keliru.

Baca juga: Kades Kinipan Lamandau Wilem Hengki Ditahan Diduga Korupsi Dana Desa Rp 270 Juta

Pasalnya, jalan desa yang menjadi objek kasus tersebut masih dinikmati oleh masyarakat sampai saat ini.

Jalan tersebut selesai dikerjakan tahun 2017 saat Kades Wilem Hengki bahkan belum menjabat sebagai kepala desa.

Ia hanya membayar hutang proyek jalan usaha tani tersebut saat menjabat kepala desa pada tahun 2019.

 “Kades kami tidak bersalah, penahanannya merupakan bentuk kriminalisasi,” tegasnya kembali.

Masyarakat Kinipan sangat yakin dan percaya kepala desanya tidak memiliki niat untuk memperkaya dirinya sendiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved