Berita Kalteng

Kadiskes Pastikan Varian Omicron Belum Masuk Kalteng Warga Diminta Tetap Disiplin Prokes

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul memastikan hingga saat ini Kalteng belum ada pasien Covid-19 varian baru Omicron.

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Muhammad Lamsi
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan tengah Suyuti Syamsul, Senin (17/1/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul memastikan hingga saat ini Kalteng belum ada pasien Covid-19 varian baru Omicron.

Hal itu ditegaskannya kepada Tribunkalteng.com, Senin (17/1/2022)  saat ditemui di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

Meskipun saat ini penyebaran virus varian baru tersebut memang sudah ada di Indonesia, namun dipastikan belum ada masyarakat Kalteng yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron tersebut.

"Kalau ada yg positif di Kalteng, tentu saya menjadi orang pertama yang tahu dan sampai saat ini saya belum dapat informasi terkait masyarakat yang terindikasi kasus Covid Varian Omicron," ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Varian Baru Omicron, Dinkes Kalteng Siapkan 650 Tabung Oksigen dan 1.627 Ruang Isolasi

Baca juga: Fakta-fakta Vaksin Booster Lebih Ampuh Tangkal Omicron, Berlaku 12 Januari untuk 21 Juta Orang

Baca juga: Anggota Komisi III DPRD Kalteng Minta Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 Tahun Terus Digenjot

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pun sudah menyiapkan kebutuhan bagi perawatan pasien Covid-19.

“Pemprov sudah mempersiapkan 1.627 ruang isolasi, 650 tabung oksigen, dan obat-obatan yang diperlukan pasien,” tutupnya.

Selain itu juga Suyuti juga mengimbau kepada masyarakat Kalteng harus lebih disiplin lagi terhadap prokes, mulai dari diri sendiri terlebih dahulu.

Adapun terkait dengan pelaksanaan vaksinasi booster di Kalimantan Tengah saat ini masih di prioritaskan untuk kelompok umur Lansia.

"Vaksinasi Booster tidak wajib, makanya pemerintah memberikan prioritas bagi kelompok rentan," ucapnya.

Dengan atas dasar tersebut, booster baru bisa diberikan untuk masyarakat umum setelah dosis I vaksinasi lansia mencapai 60 persen.

"Satu diantara tujuan kita bernegara adalah melindungi kelompok rentan, jadi wajar lansia sebagai kelompok rentan menjadi prioritas," tambahnya.

Sementara itu, data media cernter Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu (16/1/2022)  tercatat, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah menyampaikan jumlah akumulasi pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Tengah ada penambahan sebanyak 1 orang, sehingga total menjadi 46.731 orang.

Pasien dinyatakan sembuh ada penambahan sebanyak 2 orang, sehingga total menjadi 45.135 orang.

Dan pasien dinyatakan meninggal dunia tidak ada penambahan, sehingga total tetap menjadi 1.590 orang. Tingkat kematian (CFR) 3,4 persen. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved