Tips Kesehatan

Tips Diet dan Sehat Praktis Ala Dokter Zaidul Akbar, Cukup Kurangi 4 Jenis Makanan ini

dr Zaidul Akbar membeberkan sejumlah makanan yang sebaiknya dihindari apabila ingin memiliki tubuh ideal dan sehat.

Editor: Nia Kurniawan
Istimewa/youtube
dr Zaidul Akbar 

TRIBUNKALTENG.COM - Dokter Zaidul Akbar beberkan tips membuat tubuh menjadi ideal dan sehat.

Ikuti Tips Tubuh Ideal dari dr Zaidul Akbar, kelebihan berat badan dapat menjadi sumber penyakit dalam tubuh. 

Nah, selain berolahraga, asupan nutrisi yang baik dan seimbang turut berpengaruh besar membuat badang ramping, inilah Tips Diet praktis dari Dokter Zaidul Akbar.

Kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dan rendah gula, garam, dan lemak dapat menghindarkan tubuh dari obesitas.

Baca juga: Tips Kesehatan Dokter Zaidul Akbar, Cegah Diabetes & Penyakit Jantung Berkat Jahe dan Jeruk Nipis

Bagi Anda yang sudah terlanjur memiliki berat badan berlebih, jangan berkecil hati. Anda patut mencoba tips dan saran dari dr Zaidul Akbar berikut.

Mengubah pola makan adalah satu bentuk komitmen terhadap tubuh agar senantiasa sehat dan bugar.

Tubuh langsing dan sehat bisa didapatkan dari program diet. Program diet sendiri ada bermacam-macam yang mana dapat diterapkan sesuai kapasitas tubuh masing-masing.

Secara umum, dr Zaidul Akbar membeberkan sejumlah makanan yang sebaiknya dihindari apabila ingin memiliki tubuh ideal dan sehat.

Berikut empat jenis makanan yang dihindari atau diminimalisir, dikutip Tribunkalteng.com dari Banjarmasinpost.co.id.

Baca juga: Olah Raga di Malam Hari Bahayakan Kesehatan Tubuh, Ini Penjelasan dr Zaidul Akbar di Akun TikTok

1. Nasi putih

Nasi putih merupakan karbohidrat kompleks yang umumnya dikonsumsi sebagai makanan pokok.

dr Zaidul Akbar menyarankan untuk mengganti sumber karbohidrat yang lebih baik. Anda patut mencoba untuk beralih ke beras merah atau gandum utuh.

Apabila tetap ingin mengonsumsi nasi putih, coba untuk mengurangi porsi dari sebelumnya hingga terbiasa. Hal ini menjadikan tubuh terasa lebih nyaman dan bugar.

2. Gula pasir

dr Zaidul Akbar menyarankan untuk berhenti mengonsumsi semua sajian yang mengandung gula pasir.

Dalam unggahan di akun instagram miliknya, ia menyebut minum atau makan gula pasir bagai petir yang menyambar sistem tubuh.

"Tetiba gula darah naik dan turun seketika, hasil berikutnya gula darah turun, tubuh kemes kecanduan gula, badan kacau kayak kehilangan sinyal seperti hape hilang sinyal," ujarnya.

Selain itu, sebagian besar masalah penyakit termasuk kanker dan gangguan hormon pada wanita berasal dari gula pasir.

Masalah gangguan menstruasi, kemandulan, mood bermasalah, masalah stroke dan penyakit jantung, masalah ginjal tiroid dan gangguan kesehatan lainnya bisa dari gula pasir.

Sebagai ganti gula, untuk pemanis makanan dr Zaidul Akbar menyebutkan dapat beralih ke buah, madu, atau tebu langsung tanpa diproses.

3. Tepung

Tepung salah satu bahan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang sebaiknya dihindari.

4. Minyak goreng

Terakhir, dr Zaidul Akbar menyarankan untuk mengurangis semua produk yang diolah dengan minyak goreng.

Minyak goreng yang dimaksud adalah berasal dari kelapa sawit.

Umumnya orang yang tengah dalam program diet mengganti minyak goreng sawit dengan minyak kelapa atau Virgin Olive Oil.

Tips Diet yang Baik dan Benar

Simak tips diet berikut membantu menurunkan berat badan:

1. Makan lebih sedikit karbohidrat dan lebih banyak protein tanpa lemak

Melansir Health Line, Anda bisa menurunkan berat badan beberapa kilogram (kg) dengan mengikuti diet rendah karbohidrat hanya dalam beberapa hari.

Faktanya, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat adalah cara yang efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan.

Penurunan asupan karbohidrat dalam jangka pendek juga dapat mengurangi berat air dan meminimalsiri terjadinya perut kembung.

Itulah mengapa orang yang menjalani diet rendah karbohidrat sering kali melihat perbedaan pada timbangan pada pagi berikutnya setelah memulai diet.

Di sisi lain, memastikan Anda makan banyak protein dapat membantu mengurangi nafsu makan Anda sekaligus meningkatkan metabolisme Anda.

Jadi, jika Anda ingin menurunkan berat badan dalam sepekan, sangat penting untuk menghilangkan atau secara drastis mengurangi semua asupan karbohidrat dan gula selama itu.

Gantilah makanan sumber nutrisi tersebut dengan sayuran rendah karbohidrat, serta tingkatkan asupan telur, daging tanpa lemak, dan ikan.

2. Makan makanan utuh

Saat Anda mencoba menurunkan berat badan dengan cepat, ada baiknya untuk mengonsumsi makanan utuh (whole foods).

Makanan utuh adalah makanan yang berasal dari bahan pangan alami yang mengandung semua bagian yang dapat dimakan dan tidak mengalami pembuangan atau pengurangan dari bagian yang dapat dimakan itu.

Kacang tanah, kacang ijo, kacang merah dan kacang-kacangan lain dengan kulit ari adalah contoh maknan utuh.

Makanan ini cenderung sangat mengenyangkan dan membuat lebih mudah untuk makan lebih sedikit kalori tanpa terlalu lapar.

Selama seminggu, Anda harus menargetkan makan sebagian besar makanan utuh berbahan tunggal. Sebaliknya, Anda harus menghindari sebagian besar makanan yang diproses.

3. Kurangi asupan kalori

Mengurangi asupan kalori Anda mungkin menjadi faktor terpenting dalam hal penurunan berat badan. Jika Anda mengasup lebih banyak kalori daripada yang Anda keluarkan, Anda tidak akan kehilangan lemak.

Berikut ini adalah beberapa tip sederhana untuk mengurangi asupan kalori Anda saat ingin menurunkan berat badan: Timbang dan catat makanan yang Anda makan.

Gunakan alat penghitung kalori untuk melacak jumlah kalori dan nutrisi yang Anda konsumsi Kurangi semua camilan dan jangan makan apa pun setelah jam makan Singkirkan bumbu dan saus padat kalori Isi piring Anda dengan sayuran dan batasi karbohidrat bertepung dan lemak tambahan selama seminggu Pilih protein rendah lemak, seperti ayam dan ikan Hindari minuman sumber kalori, seperti minuman ringan, jus buah manis, dan lain sebagainya. Sebaliknya, pilih air putih, minuman nol kalori, teh atau kopi tanpa gula

4. Olahraga angkat beban dan coba olahraga intensitas tinggi

Olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk membakar lemak dan memperbaiki penampilan Anda. Latihan ketahanan, seperti angkat beban, diyakini dapat menyebabkan penurunan berat badan dalam jumlah yang sama seperti latihan aerobik biasa.

Ini juga membantu Anda menambah atau mempertahankan massa dan kekuatan otot. Latihan ketahanan seluruh tubuh juga merupakan metode yang bagus untuk menurunkan simpanan karbohidrat tubuh dan berat air, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan secara tajam.

Angkat beban juga dapat melindungi metabolisme dan kadar hormon Anda, yang sering kali menurun selama diet.

Sementara high intensity interval training (HIIT) adalah olahraga intensitas tinggi adalah metode latihan lain yang sangat efektif.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga intensitas tinggi selama 5-10 menit dapat menghasilkan manfaat yang sama atau lebih besar untuk kesehatan dan penurunan berat badan sebanyak lima kali lipat dari jumlah olahraga teratur.

Seperti angkat beban, latihan ini dapat dengan cepat mengurangi simpanan karbohidrat otot dan juga meningkatkan aspek penting lainnya dari penurunan berat badan, seperti metabolisme dan hormon pembakar lemak.

5. Selalu aktif

Untuk membakar kalori ekstra dan menurunkan lebih banyak berat badan, Anda juga bisa meningkatkan aktivitas harian Anda. Faktanya, seberapa aktif Anda sepanjang hari ketika Anda tidak berolahraga juga dapat memainkan peran yang sangat penting dalam penurunan berat badan dan obesitas.

Misalnya, perbedaan antara pekerjaan di balik meja dan pekerjaan lapangan dapat mencapai hingga 1.000 kalori per hari.

Ini sama dengan 90 hingga 120 menit latihan intensitas tinggi. Perubahan gaya hidup sederhana seperti berjalan kaki atau bersepeda ke tempat kerja, naik tangga, berjalan-jalan di luar, lebih banyak berdiri atau bahkan membersihkan rumah dapat membantu Anda membakar banyak kalori.


(Banjarmasinpost.co.id/Mariana/ Tribunkalteng.com )

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved