Breaking News:

Buaya Sebangau Serang Manusia

Pencarian Hingga Tengah Malam, Pekerja Bansaw Diterkam Buaya di Sebangau Kuala Belum Ditemukan

Pencarian pekerja bansaw yang diterkam buaya Muara Sungai Sampang Kecamatan Sebangau Kuala, Pulang Pisau, Kamis (13/1/2022) masih belum ditemukan

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Mashable via Tribunnews
Ilustrasi buaya yang sedang mencari mangsa. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Pencarian pekerja bansaw yang diterkam buaya Muara Sungai Sampang Kecamatan Sebangau Kuala, Pulang Pisau, Kalteng, Kamis (13/1/2022) lalu masih belum ditemukan.

Hingga kini tim pencari dari Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, terus dikerahkan untuk menemukan tanda-tanda keberadaan pekerja itu.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BKSDA Kalteng Nur Patria, Sabtu (15/1/2022) siang.

"Tim kami melakukan pencarian hingga pukul 12 malam, dilanjutkan pada pagi ini namun masih belum ditemuakan," ujarnya pada Tribunkalteng.com.

Dirinya mengatakan, kendala pencarian untuk saat ini adalah cuaca yaitu turunnya hujan.

"Saat tim kami melakukan penyisiran di sungai tersebut turun hujan, untuk saat ini hanya itu kendalanya," terang Nur Patria.

Baca juga: Warga Terus Waspada Pasca Buaya Muncul di Desa Panarung Basarang Kapuas

Baca juga: BKSDA Kalteng: Membuang Bangkai Binatang ke Sungai Mengundang Buaya Masuk Permukiman

Seperti yang diberitakan sebelumnya BKSDA Kalteng telah mengirim 4 petugasnya mencari orang yang dikabarkan diterkam buaya di Sungai Sebangau.

Untuk menemukan korban sekaligus buaya yang menerkamnya itu, tim gabungan dan warga melakukan pencarian.

Ditemui terpisah, Kepala Pengendali Ekosistem Hutan, Nandang Hermawan membenarkan adanya serangan buaya di Sungai Sebangau Kuala. Kejadian tersebut bukan merupakan pertama kalinya.

Baca juga: Sungai Sebangau Kuala Habitat Buaya, Serang Manusia Januari-Februari, Agresif Saat Musim Kawin

“Sudah ada 3 serangan yang terjadi di kawasan Sungai Sebangau Kuala. Serangan terjadi pada tahun 2021, kami mendapat 2 laporan. Lalu laporan kemarin yang ketiga dan terjadi di kawasan yang sama,” ujar Nandang.

Ia menambahkan bahwa, saat ia berada di Sungai Sebangau Kuala beberapa waktu lalu, kawasan tersebut memang merupakan habitat buaya.

“Ketiga laporan buaya menerkam warga, terjadi pada bulan yang hampir sama. Terjadi antara Januari hingga Februari,” tandas Nandang. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved