Buaya Sebangau Serang Manusia

Serangan Ketiga Buaya di Sungai Sebangau Kuala, BKSDA Kalteng Kirim Petugas Cari Korban

Untuk kali ketiga sejak 2021, buaya menyerang manusia di Sungai Sebangau Kuala, Pulangpisau. BKSDA Kalteng kirim petugas lakukan pencarian.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Grid.id
Ilustrasi buaya membawa manusia yang diterkamnya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Untuk kali ketiga sejak 2021, buaya melakukan serangan kepada manusia di Sungai Sebangau Kuala.

Terbaru, seorang pekerja bansaw diterkam buaya di Sungai Sebangau, Pulangpisau, Kamis (13/1/2022) sore kemarin.

Hingga Jumat siang ini, keberadaan korban dan buaya yang menerkamnya belum diketahui.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng) pun mengirim 4 petugasnya mencari orang yang dikabarkan diterkam buaya di Sungai Sebangau, Jumat (14/1/2022).

Lokasi kejadian di Sungai Sebangau Kuala, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Untuk menemukan korban sekaligus buaya yang menerkamnya itu, tim gabungan dan warga melakukan pencarian.

Kepala BKSDA Kalteng, Nur Patria Kurniawan melalui Kepala Pengendali Ekosistem Hutan, Nandang Hermawan membenarkan adanya serangan buaya di Sungai Sebangau Kuala.

“Menurut informasi yang sampai kepada BKSDA Kalteng, seorang pekerja bansaw telah diserang buaya. Hingga saat ini, keberadaan korban masih belum diketemukan,” ujarnya.

Baca juga: Warga Baamang Sampit Kotim Resah Buaya Muncul Sekitar Permukiman, Ini Yang Dilakukan Petugas

Baca juga: Polairud Polda Kalteng Patroli Bantaran Sungai Mentaya Ingatkan Warga Waspada Serangan Buaya

Baca juga: Buaya Kuning Terperangkap di Jaring Perangkap Ikan Milik Warga Katingan Kalteng

Untuk membantu pencarian, BKSDA Kalteng mengirim 4 petugasnya ke lokasi.

Kejadian tersebut bukan merupakan pertama kalinya.

“Sudah ada 3 serangan yang terjadi di kawasan Sungai Sebangau Kuala. Serangan terjadi pada tahun 2021, kami mendapat 2 laporan. Lalu laporan kemarin yang ketiga dan terjadi di kawasan yang sama,” ujar Nandang.

Ia menambahkan bahwa, saat ia berada di Sungai Sebangau Kuala beberapa waktu lalu, kawasan tersebut memang merupakan habitat buaya.

“Ketiga laporan buaya menerkam warga, terjadi pada bulan yang hampir sama. Terjadi antara Januari hingga Februari,” ujar Nandang.

Nandang menjelaskan bahwa, pada bulan Januari hingga Februari merupakan waktu kawin dari reptil bersisik keras tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved