Breaking News:

Berita Palangkaraya

Retribusi Parkir Penyumbang PAD Terbesar Tahun 2021 Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya

Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Perhubungan Kota Palangkaraya melebihi target dari yang ditetapkan, sektor terbesar dari retribusi parkir.

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ faturahman
Kepala Dishub Kota Palangkaraya Alman P Pakpahan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Perhubungan Kota Palangkaraya melebihi  target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya Alman P Pakpahan, Rabu (12/1/2022) mengungkapkan, PAD di instansinya melampaui target.

"PAD di sektor perhubungan pada tahun 2021 melampaui target, yakni 132,16 persen atau realisasinya sebesar Rp2.201.766.880 dari target sebesar Rp1.665.930.000," ujarnya saat dikonfirmasi Tribunkalteng.com

PAD sektor perhubungan ini didapatkan dari beberapa pemasukan seperti retribusi parkir ditepi jalan, pengujian kendaraan bermotor.

Baca juga: Tiga Sungai Kalteng Bakal Dilakukan Pengerukan untuk Mendukung PAD Sektor Perhubungan Laut

Baca juga: Hindari Kebocoran PAD, DPRD Dukung Penataan Parkir oleh Pemerintah Kota Palangkaraya

Baca juga: Pemko Palangkaraya Diminta Jangan Hanya Genjot PAD dari Pajak dan Retribusi

"Serta terminal, pelayanan kepelabuhan, perizinan tertentu, dan pendapatan denda retribusi," tambah Alman.

Dari beberapa pemasukan tersebut PAD yang paling besar adalah pemasukan dari retribusi parkir di tepi jalan.

"Yaitu  mencapai Rp1.456.603.180 atau 145.66 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp1.000.000.000," jelasnya.

 Adapun untuk retribusi perizinan tertentu, realisasi pendapatannya diangka Rp1.890.000 melampaui target yang direncanakan sebesar Rp1.830.000. 

Sedangkan untuk pendapatan denda retribusi yang terdiri dari denda retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum sebesar Rp2.264.300 dan denda retribusi pengujian kendaraan bermotor umun sebesar Rp885.000.

Ada pula retribusi pengujian kendaraan bermotor pada tahun 2021, realisasi PAD tersebut mencapai Rp683.562.400 melampaui target yang direncakan sebesar Rp.620.000.000 atau presentasinya sebesar 110,25 persen.

Ada juga retribusi terminal , total realisasi pendapatan sebesar Rp19.838.000 melampau target yang direncanakan sebesar Rp12.000.000 atau 165,32 persen.

Sedangkan untuk retribusi pelayanan kepelabuhan, realisasi pendapatannya sebesar Rp36.724.000 melampaui target yang direncakan sebesar Rp30.000.000 atau 122,41 persen. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved