Breaking News:

Berita Kalteng

Dua Warga Kalteng Wakili Himpunan Pengusaha Haji Khusus Ikut Ibadah Umrah Pertama

Ibadah umroh sudah mulai dibuka pada tahun 2022 dengan beberapa syarat dan ketentuan selama pandemi.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Seksi Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Kalsel H Hasan Basri. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ibadah umrah akan dibuka pada awal tahun 2022 dengan beberapa syarat dan ketentuan yang ketat selama masa pandemi Covid-19.

Pembukaan keberangkatan tahun ini berdasarkan kesepakatan Kemenag bersama himpunan pengusaha haji khusus.

Kepada TribunKalteng.com, Selasa (11/1/2022) petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah mengungkapkan terkait pemberangkatan tersebut.

Analis Kebijakan Ahli Muda, Seksi Bina Umrah dan Haji Khusus H Hasan Basri menyatakan dua orang warga Kalteng ikut pemberangkatan pertama kalinya saat ibadah umrah dibuka secara terbatas.

Baca juga: PBS Sawit Kalteng Dukung GAPKI Soal Klarifikasi Draf SK Pencabutan Izin Konsesi Hutan

Baca juga: Walhi Kalteng: Pencabutan Izin Bermasalah Tepat Selesaikan Konflik Agraria dan Pemulihan Ekosistem

Baca juga: Polisi Lamandau Amankan Warga Kalbar Memililki 4 Bungkus Plastik Klip Berisi 9,97 Gram Sabu 

"Terdapat 25 perwakilan dari Indonesia yang berangkat untuk pertama kalinya setelah kembali dibuka perjalan umrah selama pandemi ini, dari Kalteng kada 2 orang yang mewakili khusus untuk himpunan pengusaha haji khusus tanpa membawa jemaah," ucap H Hasan Basri.

Menurutnya, pemberangkatan awal tahun 2022 ini merupakan masa percobaan atau penjajakan setelahnya akan  dibuka kembali normalnya.

Jemaah yang berangkat merupakan jemaah yang tertunda keberangkatannya dari tahun sebelumnya dan akan diberangkatkan pada Maret tahun 2022.

Selama masa pandemi ibadah umrah memiliki perbedaan dengan umrah di masa normal. Mulai dari biaya sampai syarat dan ketentuan selama perjalanan.

"Jika sebelumnya biaya umrah kisaran Rp20 juta, nah ntuk biaya umroh selama masa pandemi ini sekitar Rp  28 juta," tegas Analis Kebijakan Ahli Muda Pada Seksi Bina Umrah dan Haji Khusus H Hasan Basri.

Pemberangkatan jemaah umrah melalui prosedur yang ketat dan dengan persyaratan yang ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved