Berita Kriminal

Tragis, Hanya Karena BAB di Celana, Bocah 6 Tahun Ini Meninggal karena Dianiaya Ibu Kandung

Gegara buang air besar (BAB) di celana, bocah umur 6 tahun dianiaya ibu kandung, hingga akhirnya meningga

Editor: Dwi Sudarlan
tribunnews/the indian express
Ilustrasi, seorang ibu di Jember Jawa Timur diduga meniaya anak kandungnya sehingga meninggal. Penyebabnya sang anak BAB di celana. 

TRIBUNKALTENG.COM, JEMBER - Kisah menyedihkan terjadi di Jember, gegara buang air besar (BAB) di celana, bocah umur 6 tahun dianiaya ibu kandung, hingga akhirnya meninggal.

Akhirnya kasus meninggalnya bocah umur 6 tahun Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terungkap.

Bocah ini meninggal secara tidak wajar karena berdasar autopsi sekujur tubuh bahkan bagian kepala bocah perempuan itu mengalami lebam dan memar akibat benda keras.

Dari penyelidikan polisi, pelaku tindak kekerasan terhadap bocah bernama Reva Saputri adalah ibu kandungnya sendiri, IR (27).

Baca juga: Disambar Petir Bocah Usia 6 Tahun Desa Karang Bintang Tanahbumbu Tewas Seketika

Baca juga: Misteri Bocah 5 Tahun Dirantai di Rumah Nyaris Terbakar Terkuak, Pengakuan Tante Berubah-ubah

Baca juga: Juara Kelas, Bocah 4 SD Ini Dikado Jeep Rubicon Rp 1 Miliar, Sekdes di Pati Borong Mobil Mewah

Selama ini, Reva tinggal berdua dengan ibu kandungnya itu sejak sang ayah meninggal dunia setahun lalu dan sang kakak meninggal sekira 6 tahun lalu. 

Bocah yatim itu meninggal dunia di rumah bidan karena mengalami sesak nafas dan mual,  Selasa (4/1/2022) kemarin.

Namun, warga curiga karena melihat banyak lebam dan memar di tubuh Reva Saputri.

"Kami mendapat laporan dari Pak Kades, yang mendengar keresahan dan kecurigaan warga sekitar. Ada dugaan bocah itu meninggal karena mengalami tindak kekerasan," ujar Kapolsek Sumberbaru, AKP Fatchur Rahman kepada Surya.coid (Tribun Nertwork). 

Akhirnya polisi pun melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah orang termasuk IR.

IR, ibu di Jember, Jawa Timur yang diduga menganiaya anak kandungnya hingga mengalami luka-luka dan akhirnya meninggal.
IR, ibu di Jember, Jawa Timur yang diduga menganiaya anak kandungnya hingga mengalami luka-luka dan akhirnya meninggal. (Tangkapan layar Youtube Metrotvnews)

Kepada polisi, IR mengaku telah memukul anaknya.

Pemukulan dilakukan sekitar empat hari sebelum RS meninggal dunia.

"Si ibu mengakui telah memukul si anak. Tapi dia ngakunya mukul di tangan dan kaki," ujar Fatchur.

Pengakuan IR berbeda dengan hasil autopsi, petugas medis menemukan luka di kepalanya.

Ada empat titik luka benturan di kepala.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved