Sesama Negara Produsen, Harga Minyak Goreng di Indonesia Lebih Mahal dari Malaysia

Sebagai negara produsen, meroketnya harga minyak goreng di Indonesia adalah suatu ironi, apalagi lebih mahal dibanding Malaysia

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Jabar/Handika Rahman
Seorang penjual minyak goreng curah di Pasar Indramayu, Jawa Barat. Hingga kini harga minyak goreng baik kemasan maupun curah masih mahal. Harganya lebih mahal dibanding di Malaysia yang sesama negara produsen minyak goreng. 

TRIBUNKALTENG.COM - Sebagai negara produsen, meroketnya harga minyak goreng di Indonesia adalah suatu ironi, apalagi lebih mahal dibanding Malaysia.

Mengapa harga minyak goreng di Indonesia bisa lebih mahal dari negara tetangga yang notabene juga negara produsen minyak goreng, Malaysia?

Sebelum akhir tahun 2021 hingga kini, jelang pertengahan Januari 2022, harga minyak goreng baik curah maupun kemasan di Indonesia tidak kunjung turun.

Kenaikan harga minyak goreng mencapai Rp 20 ribu per liter.

Baca juga: Terus Naik, Jokowi Ultimatum Mendag Normalkan Harga Minyak Goreng: Kalau Perlu Operasi Pasar

Baca juga: Hari Pertama 2022 Harga Cabai dan Minyak Goreng di Pasar Besar Kota Palangkaraya Belum Turun

Baca juga: Jelang Akhir Tahun di Palangkaraya, Harga Minyak Goreng, Susu & Mi Instan Meroket, Telur Naik Turun

Presiden Jokowi pun sampai turun tangan memerintahkan Menteri Perdagangan untuk menormalisasi harga minyak goreng.

Presiden Jokowi menegaskan bila diperlukan, operasi pasar bisa dilakukan.

Sementara di Malaysia, harga minyak goreng negara tetangga bisa lebih murah.

Kenapa hal tersebut bisa terjadi? Padahal sama-sama menjadi produsen minyak goreng dunia.

Saat ini Indonesia dan Malaysia adalah negara produsen kelapa sawit.

Namun ternyata harga minyak goreng di dua negara cukup berbeda.

Harga minyak goreng melonjak dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan masyarakat karena perannya sebagai kebutuhan pokok (minyak goreng mahal).

Dilansir kompas.com, kenaikannya tak hanya terjadi pada minyak goreng kemasan, namun juga terjadi pada minyak goreng curah yang biasa dijual dalam kemasan plastik bening di pasaran.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sebenarnya sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 11.000 per liter.

Namun fakta di lapangan, harga minyak goreng sudah jauh melebihi HET.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved