Liga 1 2022
Fakta Sebenarnya Kode Perpisahan Pratama Arhan dengan PSIS Semarang, Yoyok :'Belum Ada Tujuan'
Kode perpisahan antara PSIS Semarang dengan Pratama Arhan yang sempat muncul melalui salah satu komisaris kini mendapatkan klarifikasi
TRIBUNKALTENG.COM - Kode perpisahan antara PSIS Semarang dengan Pratama Arhan yang sempat muncul melalui salah satu komisaris kini mendapatkan klarifikasi.
Bek kiri PSIS Semarang, Pratama Arhan, memang tengah santer dikabarkan akan melanjutkan karier di luar negeri.
Hal ini tak terlepas dari performa impresif Pratama Arhan saat membela timnas Indonesia di Piala AFF 2020.
Pemain berusia 20 tahun itu menjadi aktor penting atas pencapaian Garuda sebagai runner-up Piala AFF 2020.
Selain menjalankan perannya dengan apik, Arhan juga memiliki kontribusi dua gol dan dua assist dalam turnamen.
Baca juga: Persis Solo Laris Dipinjam Arema FC & Bali United, PSM Makassar Gagal Bawa Marunis Wanewar
Baca juga: Hasil PSM vs Madura United 1-0, Dua Bomber Eks Persis Gagal Nyekor, Anco Jansen Pahlawan Juku Eja
Performa impresif ini membuat Arhan dikabarkan sudah dibidik klub asal Korea Selatan hingga Eropa, meski belum diketahui pasti identitas klubnya.
Kabar Arhan untuk berkarier di luar negeri lalu semakin menguat lewat pernyataan Komisaris PSIS Semarang, Junianto.
Melalui unggahan di akun Instagram, Junianto mengisyaratkan kalimat bernada perpisahan untuk melepas Pratama Arhan ke klub luar negeri
Junianto dan Pratama Arhan sendiri baru menggelar pertemuan di suatu kafe yang berada di kawasan Semarang, Jawa Tengah.
"Sebuah janji yang harus ditepati," tulis Junianto, Jumat (7/1/2022).
"Tidak semua perpisahan itu menyakitkan. Tetapi, untuk yang satu ini (Pratama Arhan) justru membanggakan. Tetap membumi le (Arhan)," tambahnya.
"Sebelum berangkat ke luar negeri, (Arhan) sempatkan membela panji Mahesa Jenar di Denpasar, Bali. Bersama teman-teman kamu yang lain untuk merebut poin di Liga 1 2021-2022," tandasnya.
Mengenai pernyataan Junianto soal Pratama Arhan, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi memberikan respons.
Yoyok Sukawi mengatakan, belum ada kepastian negara mana yang akan dituju pemain muda terbaik Piala AFF 2020 itu.
"Belum ada tujuan pasti keluar negeri," kata Yoyok Sukawi dilansir dari BolaSport.com, Sabtu (8/1/2022).
Yoyok menambahkan, pertemuan antara Junianto dengan Pratama Arhan merupakan jamuan makan malam.
Pertemuan itu juga ditujukan untuk memberikan bonus dan merestui Arhan untuk berkarier di luar negeri.
Dengan catatan, Arhan melanjutkan karier di Korea Selatan, Jepang, dan Eropa.
"Semalam pak Anto dan Arhan makan malam sekalian diberi bonus karena prestasinya," ucap pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.
"Pak Anto sekaligus merestui Arhan keluar negeri dengan syarat main di liga Korea, Jepang, Eropa," jelas Yoyok Sukawi.
"Tanda di Instagram itu menandakan bahwa pak Anto merestui," imbuhnya.
"Apabila ada kesempatan bermain di luar negeri, pada negara-negara tersebut," sambungnya.
Sementara itu, Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga akan diberi kesempatan berlibur selama beberapa waktu.
Kemudian, mereka bergabung kembali lebih dulu dengan skuad PSIS Semarang di Bali.
"Arhan dan Dewa pulang dulu sebentar, baru gabung ke Bali," pungkas Yoyok Sukawi.
Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Sang Komisaris Kirim Kode Lepas Pratama Arhan ke Luar Negeri, Ini Klarifikasi CEO PSIS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/foto-arhan-makan.jpg)