Breaking News:

Berita Palangkaraya

Polisi Palangkaraya Tindaklanjuti Laporan Warga Kehilangan Perhiasan Emas Saat Transaksi di Toko

Personel Bhabinkamtibmas Palangkaraya menindaklanjuti laporan warga kehilangan perhiasan saat transaksi di toko emas Pancar Indah.

Editor: Fathurahman
Polresta Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Petugas saat memantau lokasi adanya laporan warga yang mengaku kehilangan perhiasan emas di Pasar Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Personel Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menindaklanjuti adanya laporan kehilangan perhiasan emas  milik seorang warga.

Warga tersebut mengaku kehilangan saat melakukan transaksi di toko emas Pancar Indah Kawasan Pasar Besar Palangkaraya.

Personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Pahandut Polsek Pahandut Polresta Palangkaraya  Aipda Agus Triyanto, Jumat (31/12/2021) mengungkapkan, dia menerima laporan adanya seorang warga yang melaporkan perhiasan emas muliknya hilang saat ingin melakukan transaksi di toko emas.

Aipda Agus Triyanto menjelaskan berdasarkan keterangan korban yang kehilngan tas yang didalamnya terdapat perhiasan menceritkan saat itu ada seseorang datang ke toko perhiasan untuk menukarkan emas miliknya.

Baca juga: 285 Personel Tim Gabungan Disebar Jaga Kamtibmas Palangkaraya Saat Malam Pergantian Tahun

Baca juga: Anggota DPRD Palangkaraya Ruselita Imbau Jangan Ada Perayaan Meriah Tutup Tahun

Baca juga: Penghujung Tahun 2021, Sebanyak 266 Pejabat Eselon IV Pemerintah Kota Palangkaraya Dilantik

"Saat berada di toko Emas Pancar Indah, korban bertransaksi dan waktu itu korban ada menaruh dompet kecil miliknya di atas etalase toko emas Pancar Indah," ujar Aipda Agus.

Saat korban melakukan transaksi datang 3 orang anak  yang meminta- minta kepada korban, namun waktu itu, korban tidak memberinya uang."Saat itu korban fokus melakukan transaksi," ujarnya.

Sedangkan, tas berisi emas yang diletakkan di atas etalase toko tidak terperhatikan oleh korban sehingga ketika anak -anak tersebut pergi, korban baru sadar saat ingin mengambil dompet miliknya ternyata sudah tidak ada.

Korban terlalu asik bertransaksi sehingga lupa dengan tas berisi perhiasan sehingga saat dompet ingin diambil ternyata sudah raib bersama ngacirnya ketiga anak yang ingin meminta uang kepada korban.

Petugas  piket  Pos Pol Pasar besar mengecek ke TKP lalu di tkp toko emas Pancar Indah untuk memantau jika saja ada CCTV.

"Namun sayangnya, ternyata toko itu tidak terpasang cctv, dan setelah di cek ke toko emas sebelahnya CCTV nya ada tetapi tidak sampai ke lokasi Kehilangan," ujarnya.

Akhirnya, petugas berkoordinasi dengan pemilik toko mas Pasific,Toko mas Sinar Mas Baru, dan Toko mas Tarissa yang ada di lokasi tersebut bepesan bila ada orang yang menjual emas seperti yang disampaikan korban agar melaporkan ke Pos Pol Pasar. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved