Berita Kalsel

Patroli dan Operasi Yustisi Gencar Berdampak Penurunan Kasus Kriminal Kota Banjarmasin

Angka kriminalitas di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan tahun 2021 mengalami penurunan.

Editor: Fathurahman
banjarmasinpost.co.id/noor masrida
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan dan Wakil kapolresta, AKBP Sabana Atmojo,serta Kasat Reskrim, Kompol Alfian Tri Permadi ungkap kasus pembunuhan di Jalan Belitung Darat, Kamis (3/6/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN -Angka kriminalitas di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan tahun 2021 mengalami penurunan.

Penurunan kasus tersebut selain rutinnya giat patroli yang dilaksanakan oleh polisi, juga dikarenakan karena polisi selalu turun di lapangan, terutama untuk melakukan operasi yustisi.

Hal itu terungkap saat jumpa pers akhir tahun untuk memantau kinerja kepolisian setempat tahun 2021 Kota Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan, pada press release akhir tahun, Jumat (31/12/2021) menjalaskan penurunan tersebut.

"Secara keseluruhan untuk kasus tindak pidana ada penurunan sebanyak 198 kasus jika dibandingkan tahun 2020 lalu yaitu 1.172 kasus tindak pidana," ungkap Kapolresta Banjarmasin.

Dijelaskan , pihaknya sering turun ke lapangan melakukan  operasi yustisi bersama tim gabungan TNI dan Pemerintah Kota.

"Dengan kehadiran personel di lapangan itu menjadikan ruang gerak para pelaku kejahatan menjadi terbatas," tuturnya.

Disamping itu meski rata-rata mengalami penurunan, ada juga beberapa kasus yang mengalami kenaikan yakni kasus penipuan, temuan mayat, penganiayaan berat, pencurian berat, kebakaran, pencabulan dan narkotika.

Kemudian selain kasus tindak pidana, dari Satlantas Polresta Banjarmasin juga mengalami penurunan signifikan sekitar 71 persen. Dimana pelanggaran lalu lintas di 2020 lalu ada sebanyak 11.321 dan di 2021 hanya sebanyak 3.307.

Sepanjang 2021, angka kejahatan di Kota Banjarmasin tercatat turun jika dibandingkan dengan tahun 2020.

Orang nomor satu di jajaran Polresta Banjarmasin itu menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2021 pihaknya telah menangani sebanyak 974 kasus tindak pidana.

Dari keseluruhan kasus, yang paling menonjol adalah kejahatan yang dilakukan tersangka Harry Purwanto (40) yang menggorok leher teman kencannya, R (33) di sebuah rumah kosong di Jalan Belitung Darat, Gang Keluarga, RT 07, Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin Barat.

Pagi-pagi buta, Harry menghabisi teman kencannya itu di rumah kosong.

Dari kronologi yang ia sampaikan, R lemas terkulai tak berdaya kemudian ia gorok dalam kurun waktu kurang lebih 3 menit saja menggunakan pisau yang selalu Harry bawa kemana-mana.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved