Breaking News:

Berita Palangkaraya

Lakpesdam NU Kalteng Berikan Pelatihan Digital Content Untuk Kalangan Santri Palangkaraya

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam)NU Kalteng menggelar pelatihan digital content dengan tema Jurnalisme Santri.

Editor: Fathurahman
Lapkesdam NU untuk Tribunkalteng.com
Mustain Khaitami S.Ag, Wakil Ketua Lakpesdam saat memberikan materi kepada para santri. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA-Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pelatihan digital content dengan tema Jurnalisme Santri.

Kegiatan berlangsung Jumat, 31 Desember 2021 di Pondok Pesantren Darul Amin kota Palangkaraya.

Pelatihan tersebut diberikan kepada para santri agar mendapatkan ilmu jurnalistik yang benar sesuai dengan etika penulisan jurnalistik dan memberikan manfaat bagi banyak orang.

Ketua Lakpesdam Kalteng, Dr (Cand) M. Roziqin, M.A.P mengatakan, pelatihan itu memang sengaja diperuntukkan untuk santri, dengan harapan mereka lebih mengenal bagaimana dunia digital saat ini dan menekankan agar ruang digital itu harus diisi dengan konten yang baik.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Kalteng Peringkat Sembilan Nasional, Lima Kabupaten Digenjot Untuk Capai 70 Persen

Baca juga: 285 Personel Tim Gabungan Disebar Jaga Kamtibmas Palangkaraya Saat Malam Pergantian Tahun

Baca juga: Anggota DPRD Palangkaraya Ruselita Imbau Jangan Ada Perayaan Meriah Tutup Tahun

"Santri dikenalkan bagaimana membuat konten yang baik, isi yang mengena dan memberikan kemanfaatan, tidak asal viral. Hari ini sudah masuk era "internet of think" tetapi kita harus berperan agar wajah media sosial kita harus diisi dengan hal baik, dan para santri ada potensi itu, maka kita bekali," tandas Roziqin.

Terkait subtema "Meneguhkan Jihad Aswaja Melalui Kata" sebagai subtema dari kegiatan Jurnalisme Santri tersebut  ia menjelaskan, bahwa saat ini pertarungan isme (aliran dan pemikiran) adalah pada tataran dunia maya, saling berebut mempengaruhi siapapun orang yang terhubung dengan platform dunia maya itu. 

Sementara itu, santriwan dan santriwati sudah mafhum bahwa mereka dididik untuk lebih prioritas pada keilmuan agama saat proses belajar mengajar. Termasuk dalam hal ini para guru-guru mengenalkan ahlussunah waljamaah (Aswaja) kepada mereka. 

"Kita tinggal mempertebal itu, memberikan pemahaman agar mampu membentengi diri sendiri. Selanjutnya, jurnalisme inilah merangsang mereka untuk mampu menulis dan menyebar Islam Aswaja yang wasathan (tengah tengah/moderat) dan tasamuh (toleran) dengan bekal ilmu agama yang didapatkannya di sekolah maupun pesantren," tuturnya.

Roziqin melanjutkan, Lakpesdam sebagai organisasi yang ditugaskan NU untuk mengkaji dan mendidik SDM, sangat berkepentingan untuk pemahaman Aswaja dimengerti dan diteruskan kepada generasi muda, lebih-lebih dunia pesantren.

Kyai-kyai di PBNU pun sudah menginstruksikan agar jihad di media sosial sebagai tanggungjawab moral mengisi ruang digital agar tidak dikuasai orang yang salah dengan narasi yang salah pula. 

"Kita tinggal sami'na wa atha'na, bergerak untuk tujuan itu. Ini sekaligus kegiatan kami dalam menutup akhir tahun 2021," tutup kandidat doktor ini sembari tersenyum.

Dalam pelatihan sehari tersebut, didapuk sebagai pemateri adalah Mustain Khaitami S.Ag, Wakil Ketua Lakpesdam yang saat ini juga menjabat Ketua Baznas Kalteng dan Muh Iqbal M.Hum, dosen IAIN yang juga menjabat Kordinator Divisi Riset dan Kajian di Lakpesdam Kalteng.

Baca juga: Lakpesdam NU Kalteng Berikan Pelatihan Digital Content Untuk Kalangan Santri Palangkaraya

Baca juga: Penghujung Tahun 2021, Sebanyak 266 Pejabat Eselon IV Pemerintah Kota Palangkaraya Dilantik

Diketahui, kegiatan pelatihan digital content Jurnalisme Santri ini merupakan keberlanjutan setelah dua hari sebelumnya, kegiatan serupa menyasar para mahasiswa dengan tema yang sama. Bulan depan, bakal diadakan pelatihan serupa dengan tempat berbeda dengan konsep _"road to madrasah"._

Kegiatan Jurnalisme Santri di Pesantren Darul Amin ini juga kegiatan kali kedua setelah tiga tahun sebelumnya Lakpesdam Kalteng juga mengadakan kegiatan "Peringatan Hari Santri" juga di sana.  (*)
 
 
 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved