Berita Kalsel

Kejahatan Konvensional Kota Banjarmasin Kalsel Mengalami Peningkatan Terutama Pengancaman

Kasus kejahatan konvensional di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan mengalami kenaikan dalam tahun 2021 ini.

Editor: Fathurahman
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN -Kasus kejahatan konvensional di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan mengalami kenaikan dalam tahun 2021 ini.

Janis laporan yang masuk untuk kasus pengancaman naik 84 persen dari tahun sebelumnya atau tahun 2020.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, saat ditanya terkait perkembangan kasus kriminal yang ditangani Polresta setempat.

Meskipun belakangan ramai beredar informasi percobaan penculikan anak-anak di Kota Banjarmasin, yang hampir terjadi di lingkungan sekolah.

Namun hingga akhir tahun 2021, kasus tersebut tidak pernah terjadi.

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Kalteng Musnahkan 1,3 Kg Sabu Tangkapan 13 Tersangka dari 4 Daerah

Baca juga: BNN Kalteng Ungkap 9 Jaringan Narkoba Tetapkan 39 Tersangka, 7 Orang di Antaranya Berstatus Napi

Baca juga: Ini Alasan Tim Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya Izinkan Warga Nobar Final Piala AFF 2020

Terlihat dari data kejahatan konvensional yang dirilis oleh Polresta Banjarmasin, Rabu (29/12/2021).

Tercatat tidak ada kasus penculikan selama tahun 2021.

Data tersebut sekaligus menunjukkan trend penurunan, bila dibandingkan dengan dengan kasus yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Pada tahun 2020 lalu tercatat ada dua kasus penculikan, yang pernah ditangani oleh Polresta Banjarmasin.

Meski demikian ternyata sepanjang tahun 2021 sejumlah kejahatan konvensional di Kota Banjarmasin mengalami peningkatan, bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Paling banyak yaitu kejahatan pengancaman yang semula hanya dua menjadi 14, artinya ada kenaikan 12 kasus atau 84 persen.

Kemudian disusul oleh kejahatan pemalsuan surat, dokumen atau tanda tangan, yang semula hanya satu menjadi 12, artinya ada kenaikan 11 kasus atau 94 persen.

Selain itu juga ada temuan mayat, yang semula hanya 27 menjadi 33, artinya ada kenaikan 6 kasus atau 22 persen.

Di sisi lain juga ada kejahatan konvensional mengalami penurunan, yaitu pencurian biasa yang turun sebanyak 33 kasus.

Penganiayaan ringan pada tahun 2020 sebanyak 53 kasus, sementara di tahun 2021 hanya 29, atau turun sebanyak 24 kasus.

Khusus pencurian kendaraan roda dua turun sebanyak 17 kasus, yang semula 42 menjadi 25 atau turun sebanyak 40 persen.

"Memang ada kasus kejahatan konvensional yang naik dan turun, tetapi ada juga kasus tetap seperti perbuatan tidak menyenangkan, dan human trafficking," kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Ada Trend Penurunan Kejahatan Konvensional, Selama 2021 Tidak Ada Kasus Penculikan di Banjarmasin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved