Berita Palangkaraya

Wisata Palangkaraya, Bisa Petik Buah Sambil Belajar di Taman Wisata Agro Lingkar Luar Larosa

Banyak tempat wisata alam  yang layak dikunjungi saat liburan Nataru (Nataru) 2021 ini, seperti wisata petik buah di Taman Wisata Agro Larossa

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Muhammad Lamsi
Salah satu sudut Taman Wisata Agro Lingkar Luar Larosa di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar masuk Jalan Rahayu Kota Palangkaraya yang bisa dikunjungi saat liburan Nataru. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banyak tempat wisata alam  yang layak dikunjungi saat liburan Nataru (Nataru) 2021 ini, seperti wisata petik buah di Taman Wisata Agro Lingkar Luar Larosa.

Tempat wisata alam ini berada di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar masuk Jalan Rahayu Kota Palangkaraya.

Taman wisata ini menyediakan "sajian" yang khusus yakni wisata memetik buah.

Sudah sekira satu tahun, wisata petik buah ini dibuka untuk masyarakat.

Baca juga: Wisata Kuliner Palangkaraya, Kedai Itah Sajikan Keasrian Hutan, Budaya Lokal dan Menu dari Kebun

Baca juga: Objek Wisata Surung Danum Wisata Baru Palangkaraya Cocok untuk Bersantai Bersama Keluarga

Baca juga: Wisata Kuliner Tunggal Sangomang Palangkaraya Terinspirasi Lokasi Wisata di Eropa

Alhasil, yang datang tidak hanya warga Palangkaraya, banyak wisatawan domestik dari daerah lain yang berwisata di taman wisata milik Suroso Larosa ini.

"Banyak juga wisatawan dari Kapuas, Pulang Pisau, Sampit, dan daerah-daerah lain di Kalteng," ungkap Suroso Larossa kepada Tribunkalteng.com, Sabt (25/12/2021).

Di taman ini, pelbagai jenis buah dapat diperoleh secara mudah, namun tentunya menyesuaikan dengan musim panen masing-masing buah.

Setidaknya ada 60 varietas buah yang ditanam di Taman Wisata Agro Lingkar Luar Larosa ini.

"Namun untuk saat ini buah yang baru bisa dipetik adalah jambu kristal, pepaya, berbagai macam jenis jeruk, dan kelengkeng," kata Suroso.

Tak hanya berwisata menikmati taman atau kebun buah, di sini bisa juga tempat belajar seperti mengolah lahan gambut, menanam buah, sampai dengan memetik buah.

"Kemarin wisata ini sempat dijadikan pembelajaran atau edukasi bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Univeesitas Palangkaraya," tambah Suroso 

Untuk masuk  wisata ini tidak dipungut biaya hanya saja memetik buah disini dikenakan biaya per kilogram.

"Harga bua di sini berkisar antara Rp 25 ribu rupiah sampai dengan Rp 35 ribu rupiah," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved