Omicron Belum Selesai, Muncul Varian Baru Delmicron, Gabungan Delta & Omicron, Ini Faktanya

Di tengah belum selesainya penanganan pandemi Covid-19 varian Omicron, kini beredar kabar ada varian baru lagi, bernama Delmicron

Editor: Dwi Sudarlan
AFP/Justin Tallis
Ilustrasi varian baru virus corona, Omicron. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengumumkan warga Indonesia terkena Omicron, Kamis (15/12/2021). 

Fakta-fakta Delmicron, benar atau tidak?

Sementara itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga kini tidak mencatat varian Delmicron.

Selama ini WHO memberi nama varian virus Corona dengan huruf yunani dalam urutan abjad.

Misalnya, jika ada varian virus Corona baru setelah Omicron, bisa dinamakan pi, rho, atau sigma. 

Bukan tanpa alasan WHO memberikan penggunaan nama tersebut, kode varian asli yang biasanya diketahui ilmuwan sulit dihapal.

Sementara nama daerah kali pertama suatu varian diidentifikasi berisiko memberi kesan negatif pada negara tersebut.

Bagaimana awal mula ramai isu munculnya Delmicron?

Dikutip dari Business Today, Delmicron sebelumnya diutarakan seorang anggota gugus tugas COVID-19 Maharashta Dr Shashank Joshi saat berbincang dalam acara News18.

"Delmicron, lonjakan kembar Delta dan Omicron, di Eropa dan AS, telah menyebabkan tsunami kecil kasus," sebutnya.

Saat beberapa laporan menyebutkan ada varian baru bernama Delmicron, pernyataan Joshi sebenarnya tidak bermakna seperti itu.

Joshi dilaporkan menyinggung situasi di mana varian Delta dan Omicron dapat menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 di wilayah tertentu.

Jadi ini bukan varian baru COVID-19 tetapi situasi di mana varian Delta dan Omicron ditemukan hadir pada pasien yang sama atau menyebar dengan cepat di wilayah yang sama. (*)

 

Sebagian artikel artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beredar Kabar Kemunculan Varian Baru Bernama Delmicron, Perpaduan Delta dan Omicron

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved