Breaking News:

Akuisisi Bank

BNI Sekuritas Ditunjuk BNI Kawal Akuisisi Bank Mayora, Kendaraan Bisnis ke Industri Bank Digital

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) saat ini dalam proses melakukan akuisisi terhadap PT Bank Mayora

Editor: Dwi Sudarlan
Kompas.com/Bambang P Jatmiko
Ilustrasi salah satu kantor cabang BNI, saat ini PT BNI Tbk sedang dalam proses akuisisi Bank Mayora. 

TRIBUNKALTENG.COM. JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) saat ini dalam proses melakukan akuisisi terhadap PT Bank Mayora.

Tujuan BNI melakukan akuisisi terhadap PT Bank Mayora adalah menjadikannya kendaraan bisnis perseroan untuk memasuki industri bank digital.

Untuk itu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah menunjuk anak usahanya yakni PT BNI Sekuritas (BNIS) untuk bertindak sebagai lead advisor dalam aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan. 

Mengutip Kontan.co.id dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (20/12), transaksi penunjukkan BNI Sekuritas dilakukan pada 16 Desember 2021.

Adapun nilai transaksi afiliasi tersebut mencapai Rp 53 miliar.

Baca juga: BNI Kantor Wilayah 09 Mengucapkan Selamat Hari Natal 25 Desember 2021 dan Tahun Baru 1 Januari 2022

“Perseroan dan BNI Sekuritas memiliki hubungan afiliasi karena perseroan memiliki saham langsung atas BNIS sebesar 75 persen,” tulis Mucharom Sekretaris Perusahaan BNI dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/12) kemarin.

Mucharom menjelaskan, transaksi afiliasi ini sejalan dengan program transformasi yang tengah dilakukan oleh perseroan, guna menunjang program tersebut maka salah satu strategi yang akan dilakukan adalah melalui pelaksanaan aksi korporasi. 

Sehubungan dengan rencana aksi korporasi tersebut, maka perlu adanya jasa konsultan yang akan membantu perseroan untuk melakukan penjajakan dan hal-hal lainnya yang mendukung proses pelaksanaan aksi korporasi.

BNI Sekuritas merupakan penyedia jasa untuk melakukan advisory di bidang Merger & Acquisition (M&A). 

Melalui transaksi ini, perseroan akan mendapatkan antara lain pendampingan selama pelaksanaan aksi korporasi, studi kelayakan atas aksi korporasi, blueprint dan rencana bisnis, hasil uji tuntas dari sisi keuangan, perpajakan dan hukum, hasil penilaian saham, strategi branding dan komunikasi, dan dokumen-dokumen legal sehubungan dengan aksi korporasi. (*)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved