Berita Palangkaraya

Hasan Busyairi: Tindak Tegas Pelaku Usaha Abai Protokol Kesehatan saat Nataru di Kota Palangkaraya

Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangkaraya Hasan Busyairi, mengingatkan pelaku usaha taat protokol kesehatan, apabila melanggar harus ditindak tegas

Editor: Sri Mariati
IST
Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangkaraya Hasan Busyairi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangkaraya Hasan Busyairi, mengimbau dan mengingatkan penerapan Protokol Kesehatan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Terlebih imbauan dan peringatan tersebut ditujukan kepada pelaku usaha yang ada di Kota Palangkaraya ini.

Bukan tanpa alasan, karena masih ditemukan pelaku usaha yang kedapatan alias nakal melanggar Protokol Kesehatan.

“Karena dari razia oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya masih ditemukan pelaku usaha yang abai dan lalai untuk Protokol Kesehatan,” tegas Hasan Busyairi.

Menurutnya, bagi para pelaku usaha yang masih bandel walaupun sudah diberi teguran lisan dan teguran tertulis oleh Tim Satgas Covid-19.

Baca juga: Pemakaman Anggota DPRD Palangkaraya Sekaligus Politikus PDIP Riduanto Dilaksanakan pada Hari Rabu

Baca juga: Anggota DPRD Palangkaraya Ajak Warga untuk Manfaatkan Kebijakan Stimulus PBB P2

Namun ternyata masih melakukan pelanggaran, maka perlu ditindak tegas, dengan tindak pandang bulu.

"Kami mendukung dunia usaha untuk kembali bangkit. Hanya saja Protokol Kesehatan Covid-19 penting untuk diterapkan dalam beraktivitas," ujar Hasan Busyairi.

Tambah M Hasan Busyairi, walaupun saat ini sebaran Covid-19 sudah mulai bisa dikendalikan.

Bukan tidak berarti semua pihak termasuk pelaku usaha abai terhadap Protokol Kesehatan.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Palangkaraya Minta Pihak Terkait Awasi Penerapan Batas Tarif Tes PCR

Bahkan sebaliknya bisa lebih ditingkatkan agar sebaran pandemi benar-benar cepat berlalu, dan situasi serta kondisi bisa kembali pulih seperti sediakala.

Terutama saat Nataru sudah dipastikan akan banyak aktivitas masyarakat untuk merayakan momen besar tersebut.

“Jangan sampai kita lengah dan menjadi klaster baru lagi, karena kita sudah cukup aman dengan kondisi saat ini, bahkan harus membaik lagi nantinya,” pungkas Hasan Busyairi. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved