Berita Kalsel

Banjir di Kalsel, Debit Air Naik di Tiga Kecamatan di Martapura, Warga Mulai Mengungsi

Banjir di Kalsel, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah utara Banjarbaru, membuat banjir di tiga kecamatan Kabupaten Banjir, akibat debit air naik.

Editor: Sri Mariati
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Banjir di Kalsel, Pengendara roda dua melintasi Jalan Syekh Muhammad Nafis Al Banjari di Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/12/2021) lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Banjir di Kalsel, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah utara Banjarbaru, membuat banjir di tiga kecamatan Kabupaten Banjir, akibat debit air naik.

Hal itu diungkapkan Plh Kalak BPBD Kabupaten Banjar, H Muhammad Riza Dauly.

"Banjir di Kalsel, kenaikan di Martapura Timur, Martapura, dan Martapura Barat dipengaruhi juga oleh kondisi hujan di wilayah utara Kota Banjarbaru," katanya, Senin (20/12/2021).

Riza mengaku, sudah ada warga yang mengungsi secara mandiri di rumah keluarga yang berada di daratan tinggi.

"Pemda menyiapkan kecamatan untuk pengungsian tingkat kecamatan. Akan dibuka tingkat kabupaten, apabila membesar dan masif terjadi bencana, di lokasi Disdik, BKPSDM, TPH, Disbudpar, Stadion Demang Lehman," katanya.

Baca juga: Jalan di Syekh M Arsyad Albanjari Terendam Air, Warga Martapura Timur Tetap Salat Jumat

Baca juga: Niat ke WC Nenek 75 Tahun di Martapura Tewas Tersengat Listrik di Tengah Banjir

Menurutnya, kondisi banjir itu sudah dialaminya setiap tahunnya. Saat ini masih lega karena akses jalan milik Kabupaten Banjar ditinggikan dan tak terendam.

Bahkan, awal Januari 2021 yang banjirnya terbilang dahsyat, warga Desa Garis, Kecamatan Cintapuri Darussalam tidak ada yang mengungsi.

"Kami membuat katilan (tempat tidur tinggi anti dari banjir, red) dalam rumah," katanya.

Sementara, di wilayah pesisir pantai Muara Barito, Kepala Desa Tanipah Badarudin mengkhawatirkan kondisi jembatan gantung.

Baca juga: Jambret Asal Sekumpul Martapura Kalsel Tertangkap Saat Beraksi di Jalan Trikora Loktabat Selatan

Jembatan gantung yang sempat viral itu kondisi lantai bagian tengah menyentuh permukaan sungai dan dipenuhi sampah.

"Saya khawatir kalau tali jembatan tidak diangkat, juru kelotok tidak hafal membahayakan, karena perahu terbalik," katanya.

Permukaan air sungai Muara Barito di Desa Tanipah tidak berangin, tapi mulai pasang air laut.  (*)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Banjir Kalsel di Tiga Kecamatan di Martapura Semakin Parah, Warga Mulai Mengungsi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved