Berita Kalteng

18 Tersangka Terjaring Operasi PETI Polda Kalteng Terancam 5 Tahun Kurungan dan Denda 100 M

Sebanyak 18 tersangka dari sembilan TKP penambangan di Kalteng terjaring operasi penambangan emas tanpa izin (PETI) Polda Kalteng.

Editor: Fathurahman
faturahman/tribunkalteng.com
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol K Eko Saputro. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 18 tersangka dari sembilan tempat kejadian perkara penambangan emas di Kalteng terjaring operasi penambangan emas tanpa izin (PETI).

Operasi PETI digelar Polda Kalteng, mereka terancam hukuman kurungan selama lima tahun dan denda Rp100 miliar.

Saat ini sebanyak 18 tersangka yang terjaring operasi PETI dibeberapa kabupaten dan kota se Kalteng tersebut masih diamankan untuk menjalankan proses hukum atas perbuatannya yang melanggar hukum.

Mereka terjaring dalam pelaksanaan operasi PETI telabang yang dijalankan Polda Kalteng selama beberapa hari ini, karena melakukan kegiatan penambangan secara ilegal di wilayah hukum Kalimantan Tengah.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru Satgas Covid-19 Palangkaraya Gencar Patroli Prokes THM dan Kafe

Baca juga: Akibat Hujan Lebat dan Angin Kencang Pohon Tumbang di Jalan Samratulangi Kota Palangkaraya

Baca juga: Percepat Herd Immunity, Warga Jalan Dr Murjani Kota Palangkaraya Antusias Menerima Vaksinasi

Polda Kalteng melakukan operasi telabang tahun 2021 dalam rangka memberantas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) untuk mencegah dampak serius kerusakan lingkungan di Bumi Tambun Bungai.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto melalui Kabidhumas Kombes Pol K Eko Saputro Senin (13/12/2021) membenarkan pihaknya telah mengamankan sebanyak 18 tersangka selama operasi telabang tersebut digelar.

Diutarakanya, berdasarkan data yang diterima, Operasi PETI Telabang 2021 Polda Kalteng berhasil mengagalkan kegiatan para penambang emas tanpa izin dengan berhasil mengamankan 18 tersangka di 9 tempat kejadian perkara (TKP) di Kalteng.

Dia menegaskan, penangkapan para tersangka dilakukan selama digelarnya operasi PETI  Telabang.

"Operasi dilakukan sejak tanggal 22 November sampai 12 Desember 2021 lalu," katanya.

Sebanyak  18 tersangka yang diamankan tersebut antara lain berinisial RN (37), ID (33), HB (16), ES (28), AK (35), SS (20), RA (45), MA (30), HA (23), JK (57), IS (40), GS (24) BS (41), AS (45), MN (48), SG (17), dan MD (16) serta NA (17).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved