Berita Kotim

Serangan Buaya Sering Terjadi Warga Bantaran Sungai Mentaya Ini Masih Bermain di Sungai

Peringatan berupa pemasangan papan Plang waspada serangan buaya ganas Sungai Mentaya sudah banyak di pasang di tempat rawan serangan penghuni sungai.

Editor: Fathurahman
istimewa
Seorang anak bermain rakit di Sungai Mentaya Kotim di imbau petugas untuk keluar dari sungai karena rawan serangan buaya. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Peringatan berupa pemasangan papan Plang waspada serangan buaya ganas Sungai Mentaya sudah banyak di pasang di tempat rawan serangan penghuni sungai itu.

Plang peringatan awas serangan buaya yang di pasang Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah Pos Sampit, hingga, Senin (13/12/2021) masih terlihat.

Kejadian serangan buaya terhadap warga ketika beraktifitas di Sungai Mentaya pun sudah banyak terjadi, namun anehnya warga yang bermukim di bantaran sungai tersebut tidak jera beraktivitas di Sungai.

Upaya mencegah agar tidak lagi terjadi serangan buaya terhadap Warga Kotawaringin Timur yang beraktifitas di Sungai,  pihak Polda Kalteng melalui Ditpolair yang bermarkas di Sampit aktif melakukan patroli sungai.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru Satgas Covid-19 Palangkaraya Gencar Patroli Prokes THM dan Kafe

Baca juga: Akibat Hujan Lebat dan Angin Kencang Pohon Tumbang di Jalan Samratulangi Kota Palangkaraya

Baca juga: Percepat Herd Immunity, Warga Jalan Dr Murjani Kota Palangkaraya Antusias Menerima Vaksinasi

Kapal Polisi XVIII-2005 milik Ditpolairud Polda Kalteng, melakukan kegiatan Patroli rutin disekitar Bantaran sungai Mentaya. Namun masih mendapati anak-anak yang sedang asik bermain bambu rakit.

Parahnya lagi, mereka terkadang terjun langsung ke sungai  tanpa memikirkan resiko gigitan binatang buas, seperti buaya yang masih banyak ditemukan di sekitar sungai Mentaya Sampit Kotawaringin Timur.

"Kami imbau anak-anak agar tidak bermain bambu rakit atau beraktifitas di Sungai karna bahaya dari binatang buas seperti buaya yang sering kali muncul ke permukaan saat warga sedang banyak melakuan aktifitas di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya,"Tutur Sunardi.

Sementara, Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol.Pitoyo Agung Yuwono melalui Komandan Kapal Polisi XVIII - 2005 Bripka Sunardi mengatakan pihaknya akan terus melakukan patroli secara rutin di sekitar bantaran sungai memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)
 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved