Berita Palangkaraya

Satgas Covid -19 Palangkaraya Perketat Patroli Pengawasan Prokes Saat Natal dan Tahun Baru

Penyebaran Covid -19 sangat mungkin terjadi ketika perayaan hari besar keagamaan maupun saat pergantian tahun.Satgas Covid -19 Patroli memantaunya.

Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ faturahman
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kerawanan penyebaran Covid -19 sangat mungkin terjadi ketika perayaan hari besar keagamaan maupun perayaan pergantian tahun.

Selama ini sudah menjadi tradisi saat malam pergantian tahun terjadi kerumunan demikian juga kunjungan tempat wisata biasanya ramai.

Dalam waktu dekat setidaknya ada dua hari besar yang akan banyak kegiatan yang bisa menyebabkan terjadinya kerumunan sehingga pengawasan ketat akan dilakukan Satgas Covid -19.

Sesuai perintah Mendagri semua kepala dareah untuk kembali mengaktifkan Tim Satgasnya beroperasi melakukan pengawasan jelang Natal dan Tahun Baru mendatang.

Pantauan di Palangkaraya, Jumat (10/12/2021) suasana natal sudah mulai terasa dengan banyaknya pernak-pernik natal yang dibuat di sejumlah pusat perbelanjaan seperti mal.

Baca juga: Warga Kota Palangkaraya Minim Menjadi Pendonor Darah Aktif, Berdampak pada Stok Darah

Baca juga: Rawan Kemacetan, Dishub Kota Palangkaraya Gatur Lalu Lintas di Depan Hotel Fovere

Baca juga: 414 Orang Guru Kontrak Lingkungan Disdik Kalteng Mengikuti Seleksi PPPK di SMA 3 Palangkaraya

Warga Palangkaraya pun semakin banyak yang keluar rumah untuk bersantai di Kafe maupun tempat hiburan malam maupun warung makan dan tempat-tempat wisata.

Ketua Harian Satgas Covid -19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, menegaskan, pihaknya mempersilakan warga untuk melakukan kegiatan perayaan natal namun di rumah masing-masing.

Dia mengimbau agar dalam pelaksanaanya tetap mengutamakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid -19.

"Kembang api dilarang saat malam pergantian tahun. Perayaan natal silakan di rumah masing-masing saja, kami akan melakukan pengawasan ketat saat momen tersebut," ujarnya.

Dia menegaskan, salah satu upaya mencegah potensi kerumunan yang bisa menimbulkan penularan Covid-19, maka pesta kembang api dalam menyambut perayaan tahun baru 2022 tidak diperbolehkan.

Dia mengungkapkan, ketentuan larangan tersebut telah disepakati dalam rapat persiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru dan akan disebar aturan tertulis terkait larangan tersebut.

Emi menegaskan, saat malam pergantian tahun, tim satgas bersama TNI dan Polri akan melakukan patroli ketat untuk memastikan tidak ada aktifitas pesta kembang api dan kerumunan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved