Breaking News:

Berita Kapuas

Kepala KUA Selat Kapuas H Nabchan Harapkan Penyuluh Agama ‘Melek’ Informasi Teknologi

Kepala KUA Selat Kapuas H Nabchan harapkan Penyuluh Agama ‘Melek’ informasi teknologi meningkatkan kompetensi dan inovasi kepada masyarakat luas

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Sri Mariati
IST
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Selat H Nabchan saat mengumpulkan Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALA KAPUAS - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, H Nabchan mengharapkan penyuluh agama untuk dapat mengikuti atau ‘melek’ informasi teknologi.

Hal itu diungkapkan H Nabchan, saat mengumpulkan Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS, pada kegiatan pembinaan terkait fungsi dan tugas penyuluh agama di Balai Nikah KUA Selat.

"Saya mengharapkan para penyuluh agama meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam memberikan penyuluhan dan pengembangan informasi teknologi ," kata H Nabchan, Kamis (2/12/2021).

Meski, lanjutnya, saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19, namun kiranya tetap memberikan layanan kepada masyarakat.

Baca juga: Perangkat Daerah di Kapuas Diminta Mengidentifikasi Koneksi Jaringan untuk Permudah Pelayanan Publik

Baca juga: Pukul Korban Pakai Besi hingga Meninggal Dunia Pemuda Asal Timpah Kapuas Diamankan Polisi

H Nabchan berharap penyuluh agama ke depannya agar bisa mengikuti perkembangan kemajuan informasi teknologi.

"Saya juga meminta penyuluh agama Islam baik PNS maupun Non PNS untuk aktif menyampaikan laporan tertulisnya setiap triwulan," ujarnya.

Ditegaskannya, terutama media sosial yang terus maju, sehingga menuntut para penyuluh agama agar lebih maju dengan memberikan pesan-pesan keagamaan melalui media sosial.

Baca juga: Isi Kekosongan Pejabat Desa, Camat Lantik Sepuluh Pj Kepala Desa di Kecamatan Pulau Petak Kapuas

Serta mensosialisasikan kepada masyarakat agar bisa menyaring berita yang ada di media sosial.

"Ini merupakan tugas bersama terutama peran penyuluh agama untuk memberikan pembinaan, pemahaman kepada masyarakat agar bisa menyaring berita hoaks, ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan dan kesatuan umat," pungkas H Nabchan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved