Breaking News:

Berita Kalbar

Motif Sakit Hati Alasan Tersangka Merampok dan Menganiaya Korban Warga Sungai Ambawang Kubu Raya

Polres Kubu Raya Kalimantan Barat berhasil membekuk pelaku perampokan sadis sekaligus  penganiayaan di sebuah kafe di Sungai Ambawang Kubu raya kalbar

Editor: Fathurahman
Dok. Polres Kubu Raya
Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K pimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus penganiayaan di Ambawang, Kubu Raya, Senin 29 November 2021 

TRIBUNKALTENG.COM,KUBU RAYA -Polres Kubu Raya Kalimantan Barat berhasil membekuk pelaku perampokan sadis sekaligus  penganiayaan yang terjadi di sebuah kafe di Sungai Ambawang Kubu Raya Kalimantan Barat.

Peristiwa perampokan sadis yang terjadi belum lama ini  terbilang sadis sehingga menghebohkan warga beberapa waktu Desa Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K. dalam press release, di Polsek Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat menjelaskan kronologis dan motif perampokan sadis hingga penganiayaan yang terjadi di Kubu Raya tersebut.

Dalam keterangannya mengungkapkan, tim opsnal Polres Kubu Raya bekerjasama dengan unit reskrim Polsek Sungai Ambawang berhasil menangkap tersangka PN (19) perampokan sadis di sebuah kafe sekaligus tempat pencucian mobil, yang terjadi di jalan Trans Kalimantan.

Baca juga: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangkaraya Tuan Rumah Kongres IX AFEBI 2021

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Tim Inafis Polresta: Dugaan Sementara Kebakaran Akibat Arus Pendek

“Dalam aksinya tersangka terlebih dahulu menganiaya korbannya IM (17) sehingga korban mengalami cidera berat di kepala akibat diserang rekan kerjanya berinisial PN (19) dengan menggunakan kunci Inggris, yang sudah berencana ingin merampok barang berharga milik korban”, kata Kapolres di sela Press Release di halaman Mapolsek Sungai Ambawang, Senin 29 November 2021 petang.

Kapolres mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan tersangka perampokan sadis di tempat persembunyiannya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Sabtu 27 November 2021 pagi.

“Dalam keterangannya, pelaku mengaku melakukan perampokan sekaligus penganiayaan itu karena berawal sakit hati terhadap korban, karena pelaku sering dipanggil dengan kata "babu" oleh korban, bukan karena butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup ataupun untuk membeli narkoba.

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K saat ambil keterangan tersangka kasus penganiayaan di Ambawang, Kubu Raya, Senin 29 November 2021

Kapolres menjelaskan, karena sakit hati yang sudah terlalu lama, membuat pelaku merencanakan perampokan sadis sekaligus menganiaya korban pada hari kejadian.

Selain itu pelaku mengakui menaruh hati kepada korban, namun hal itu belum sempat diungkapkan tersangka kepada korban.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved