Breaking News:

Virus Omicron

500 Kali Lebih Cepat Menular dan Kebal Vaksin, WHO Umumkan Omicron, Varian Baru Virus Corona

WHO menyebut varian baru virus corona yang jauh lebih ganas dan sangat cepat menular ini dengan sebutan   B.1.1.529 atau Omicron

Editor: Dwi Sudarlan
shutterstock via kompas.com
Ilustrasi Omicron, varian baru virus corona yang lebih ganas dan memiliki daya menular 500 kali dibanding varian awal virus corona. Omicron ditetapkan WHO dengan status VOC yang berarti perlu sangat diperhatikan karena berbahaya. 

TRIBUNKALTENG.COM - WHO atau Badan Kesehatan Dunia mengumumkan varian baru virus corona yang daya penularannya 500 kali lebih cepat dari varian awal dan kebal terhadap vaksin.

WHO menyebut varian baru virus corona yang jauh lebih ganas dan sangat cepat menular ini dengan sebutan   B.1.1.529 atau Omicron.

Omicron adalah varian baru virus corona yang berasal dari Afrika.

Oleh WHO, Omicron ditetapkan sebagai variant of concern (VOC) atau varian yang perlu mendapat perhatian ekstra karena sangat mengkhawatirkan.

Penetapan sebagai VOC oleh WHO ini mengejukan epidemiolog Indonesia dari Griffith University, Dicky Budiman.

Baca juga: NEWS VIDEO, Virus Covid-19 Varian Delta Plus Masuk Kalimantan Tengah Diprediksi Desember

Baca juga: Varian Delta Virus Corona Lebih Cepat Menular dan Tingkat Kematian Lebih Tinggi, Ini Penjelasan Ahli

Baca juga: China Heboh Paket Belanja Online Tularkan Covid-19, Sentuh Kiriman Parsel Wajb Tes

Pasalnya, biasanya setiap varian baru akan melalui tahap variant under investigation ataupun interest.

Dengan ditetapkan sebagai VOC, Omicron berarti sudah memenuhi 3 kriteria yang dikhawatirkan.

"Ini kalau bicara variant of concern (VOC), berarti ada antara 3 kriteria terpenuhi, bahwa kemungkinan kecepetannya, keparahannya, termasuk dia bisa mengubah atau bisa menurunkan efikasi ataupun treatment vaksinasi. Ini artinya tanda yang sangat serius," kata Dicky Budiman, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Minggu (28/11/2021).

Dari data epidemiolog, kata Dicky Budiman, Omicron bisa meningkatkan tingkat positivity rate dalam kurun waktu 3 minggu.

Bahkan dalam kurun 2 minggu, varian baru Covid-19 ini bisa mendominasi transmisi kasus 75 persen di tengah kasus varian Delta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Terkait :#Virus Omicron
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved